Pencarian

Oknum TNI AD Aniaya Penimbang Sawit hingga Tewas di Labura, Massa Bakar Kantor PT Agrinas

Rabu, 17 Juni 2026 • 21:24:01 WIB
Oknum TNI AD Aniaya Penimbang Sawit hingga Tewas di Labura, Massa Bakar Kantor PT Agrinas
Oknum TNI AD diamankan terkait penganiayaan penimbang sawit hingga tewas di Labura.

RANTAUPRAPAT — Empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan berat hingga tewasnya seorang penimbang sawit di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) telah diamankan. Dua di antaranya merupakan oknum TNI AD yang bertugas sebagai pengaman di PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Peristiwa ini memicu aksi pembakaran dan perusakan kantor perusahaan oleh massa yang marah.

Kronologi: Ditabrak Motor hingga Dikeroyok

Kuasa hukum keluarga korban, Surya Dayan Pangaribuan, mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban, Luis David Hutabarat, 33, warga Dusun Tapian Nauli I, Desa Sukarame Baru, baru saja pulang dari ladang bersama seorang saksi berinisial JN.

"Di tengah perjalanan, mereka diduga dicegat dan ditabrak kendaraan roda dua oleh sejumlah orang. Setelah terjatuh, korban yang dalam kondisi sempoyongan langsung dikeroyok hingga meninggal dunia," jelas Dayan saat dihubungi dari Rantauprapat, Rabu.

Menurut keterangan saksi JN, korban ditabrak secara bergantian oleh dua orang yang disebut berinisial B dan BD menggunakan sepeda motor.

Dandim Benarkan Keterlibatan Anggotanya

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0209/LB, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, membenarkan adanya keterlibatan dua oknum TNI AD berinisial B dan BD dalam peristiwa tersebut. Keduanya diketahui bertugas sebagai pengamanan di PT Agrinas Palma Nusantara, pasca pengambilalihan lahan dari PT Grahadura Leidong Prima.

"Dugaan awal, pihak pengamanan PT APN mengamankan korban karena diduga melakukan pencurian tandan buah segar. Setelah diamankan, terjadi tindakan kekerasan yang masih dalam proses pendalaman," ujar Letkol Kav Hanung.

Ia menegaskan bahwa hasil visum dan autopsi dari rumah sakit masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Kantor PT APN Dibakar Massa

Informasi mengenai kematian Luis David Hutabarat dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Kondisi tersebut memicu kesalahpahaman dan kemarahan warga hingga berujung pada perusakan serta pembakaran fasilitas milik PT APN di Desa Sukaramai.

Letkol Kav Hanung menyebutkan bahwa para terduga pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu maupun Subdenpom I/1-2 Rantauprapat. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut secara transparan.

Komitmen Proses Hukum Transparan

"Kami berkomitmen menegakkan proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Jika ada oknum yang terbukti bersalah, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Dandim 0209/LB.

Pihak PT APN juga telah dipanggil untuk melakukan koordinasi terkait peristiwa tersebut. Kasus ini telah dilaporkan kepada komando atas, termasuk Korem dan Kodam, untuk terus dikawal proses hukumnya agar berjalan objektif.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks