MEDAN — Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan digelar di Jalan Bunga, tepatnya di depan Rumah Sakit Adam Malik, Kelurahan Kemenangan Tani. Jusup Ginting Suka membuka acara dengan pantun, disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Dalam pemaparannya, legislator daerah pemilihan lima Kota Medan itu menekankan pentingnya pemahaman Pancasila bagi seluruh masyarakat, terutama para pemuda sebagai generasi penerus bangsa.
Seruan Jusup: Jangan Mau Diadu Domba di Media Sosial
Jusup menyoroti merosotnya rasa cinta tanah air di tengah masyarakat. Menurutnya, peran pemerintah diperlukan untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman.
"Kita sebagai anak bangsa jangan mau terprovokasi dan jangan mau diadu domba, khususnya di media sosial oleh orang-orang yang ingin merusak bangsa dan negeri ini," ujarnya.
Ia pun mendorong para orang tua mengajarkan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini. Pesan itu dinilai relevan di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memicu perpecahan.
Fraksi PDIP Sebut Pancasila Harga Mati
Staf ahli Fraksi PDIP Waldemar Sihombing menegaskan kegiatan ini wujud komitmen legislatif memperkuat nilai kebangsaan, nasionalisme, serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa di Kota Medan.
"Pancasila sebagai dasar negara harus utuh dan Bhinneka Tunggal Ika serta UUD tidak boleh diganggu gugat, itu sudah harga mati," tegasnya.
Lurah Kemenangan Tani Sambut Positif
Lurah Kemenangan Tani Rudi Purba menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap masyarakat mengambil manfaat dari paparan yang disampaikan anggota DPRD Kota Medan.
"Marilah kita menjaga lingkungan yang harmonis, aman dan tentram. Karena persatuan itu menjadi tanggung jawab kita bersama," pesannya.
Acara ditutup dengan pemberian bingkisan secara simbolis kepada warga yang hadir. Panitia juga menyediakan nasi kotak dan camilan ringan bagi seluruh peserta, sebelum para tamu undangan berfoto bersama wakil rakyat tersebut.