Pencarian

Gambar Paten Honda Motra Baru Terungkap, Ada Versi Bensin dan Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:18:31 WIB
Gambar Paten Honda Motra Baru Terungkap, Ada Versi Bensin dan Listrik
Gambar paten Honda Motra memperlihatkan rancangan motor mini dengan rak kargo depan dan belakang.

SUMATERA UTARA — Gambar paten terbaru Honda memunculkan kembali nama Motra, motor mini bergaya petualang yang pertama hadir di Jepang pada 1982. Dokumen paten memperlihatkan platform yang bisa menampung mesin bensin maupun motor listrik, membuka kemungkinan Honda memproduksi dua versi sekaligus. Namun paten belum mengungkap kapasitas mesin, tenaga, maupun spesifikasi baterai.

Gambar paten yang beredar memperlihatkan sepeda motor mungil berbentuk kotak dengan rak barang di depan dan belakang, siluet yang langsung mengingatkan pada Motra generasi awal. Dokumen tersebut diungkap pertama kali oleh media otomotif Inggris, VisorDown, dan jadi dasar spekulasi bahwa Honda sedang menyiapkan penerus model klasik itu.

Platform Fleksibel: Satu Rangka untuk Bensin dan Listrik

Bagian paling menarik dari gambar paten bukan soal desain, melainkan konstruksi rangkanya. Honda tampak merancang satu basis kendaraan yang bisa mengakomodasi dua sistem penggerak berbeda.

Pada satu rangkaian gambar, motor memakai mesin bensin berukuran kecil. Di gambar lain, posisi mesin digantikan baterai di bagian tengah rangka dan motor listrik di bagian belakang.

Proporsi dan desain eksterior kedua versi terlihat nyaris identik. Pendekatan semacam ini memungkinkan Honda menekan biaya pengembangan dan produksi, karena satu rangka bisa dipakai untuk dua varian sekaligus.

Mesin Bensin Berpotensi 125 cc

Bentuk mesin pada gambar paten disebut mirip dengan unit satu silinder berpendingin udara yang dipakai Honda di Super Cub C125, Monkey 125, dan MSX125. Dari kemiripan itu muncul dugaan kapasitasnya sekitar 125 cc.

Jika benar, pilihan tersebut masuk akal untuk karakter Motra. Mesin 125 cc dikenal ringan, efisien bahan bakar, dan mudah dirawat — tiga hal yang sejalan dengan konsep motor utility mini.

Yang perlu digarisbawahi, dokumen paten tidak menyebut kapasitas mesin, tenaga maksimum, maupun detail teknis penggeraknya. Untuk versi listrik, belum ada informasi soal daya motor, kapasitas baterai, jarak tempuh, atau metode pengisian daya.

Desain Kotak dan Rak Kargo Jadi Ciri Utama

Motra pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 1982 sebagai motor mungil serbaguna untuk kebutuhan harian. Ciri khasnya: bodi kotak, rangka baja terbuka, rak kargo besar, dan ban lebar yang membuat tampilannya lebih tangguh dibanding motor mini lain pada masanya.

Masa pemasarannya memang relatif singkat. Meski begitu, Motra tetap jadi salah satu model klasik Honda yang diburu kolektor karena karakternya yang unik.

Gambar paten terbaru menunjukkan Honda mempertahankan hampir semua ciri itu. Bodi kotak, rangka terbuka, rak barang depan-belakang, dan ban besar masih ada. Perubahan utama hanya pada rancangan platform yang lebih fleksibel.

Posisi Motra di Antara CT125 dan Monkey 125

Kalau nantinya diproduksi, Motra baru berpotensi mengisi ceruk pasar yang berbeda dari motor mini Honda lainnya. CT125 lebih condong ke penggunaan bergaya petualang, sementara Monkey 125 menonjolkan karakter klasik dan gaya hidup.

Motra menawarkan pendekatan lain lewat konsep utility mini bike: motor ringkas yang mengutamakan fungsi. Rak barang di area depan dan belakang jadi elemen pembeda dari motor mini yang lebih berorientasi gaya.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Paten belum tentu berujung produksi massal — banyak dokumen paten Honda yang tidak pernah masuk lini perakitan.
  • Belum ada informasi harga, waktu rilis, maupun pasar tujuan, termasuk apakah masuk Indonesia.
  • Spesifikasi versi listrik masih kosong: daya motor, kapasitas baterai, dan jarak tempuh belum diungkap.
  • Konsep dual-platform menambah kompleksitas produksi; belum jelas apakah Honda akan merakit kedua versi di lini yang sama.

Bagi penggemar motor mini Honda, gambar paten ini jadi sinyal bahwa nama Motra masih hidup di meja desain. Tapi sampai ada pengumuman resmi soal produksi, statusnya masih sebatas dokumen paten — bukan motor yang siap dipesan.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks