MADINA — Wakil Kepala Kepolisian Resor Mandailing Natal Kompol Arisfianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Mandailing Natal. Upacara berlangsung di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur, Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia". Hadir dalam upacara jajaran Forkopimda, organisasi perangkat daerah, para pimpinan pondok pesantren, alim ulama, dan tokoh masyarakat setempat.
Pesan Menteri Agama Dibacakan di Hadapan Ratusan Santri
Dalam amanatnya, Arisfianto membacakan sambutan Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Sambutan itu menekankan peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
"Hari Santri bukan hanya milik santri, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. Tema Hari Santri tahun ini adalah 'Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia', yang menegaskan bahwa santri adalah penjaga moral, penjaga NKRI, dan penjaga peradaban," ujar Arisfianto saat membacakan amanat.
Menurutnya, santri telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jejak itu tercatat sejak Resolusi Jihad tahun 1945 hingga peran santri mengisi kemerdekaan dengan ilmu dan akhlak.
Polri dan Santri Diminta Bersinergi Jaga Kondusifitas Madina
Arisfianto menegaskan santri harus menjadi contoh dalam moderasi beragama, cinta tanah air, dan pelopor kerukunan. Ia menyebut Polri bersama santri akan terus bersinergi menjaga kondusifitas daerah.
"Santri harus menjadi contoh dalam moderasi beragama, cinta tanah air, dan menjadi pelopor kerukunan. Polri bersama santri akan terus bersinergi menjaga kondusifitas daerah," tegasnya.
Wakapolres juga memberi apresiasi kepada pondok pesantren di Madina yang selama ini membantu pemerintah daerah. Kontribusi itu dinilai penting dalam pembinaan karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Madina ditutup dengan dzikir dan doa bersama. Kegiatan itu dipusatkan di Masjid Agung Nur Ala Nur.