SUMATERA UTARA — Api mulai terlihat sekitar pukul 19.50 WIB dari area exhaust dapur hotel di Jalan Bundo Kanduang. Kepala Seksi Operasional Damkar Kota Padang, Sutopo, mengatakan laporan diterima saat saksi melihat kobaran api sudah membesar dari arah sistem pembuangan udara dapur tersebut.
Ledakan di Dapur, Karyawan Berupaya Padamkan dengan APAR
Seorang pelayan Hotel Truntum, Nur Khadijah, tengah membereskan meja makan ketika mendengar suara ledakan dari kitchen. “Saya sedang beres-beres meja makan, tiba-tiba ada ledakan dari area kitchen,” ujarnya.
Setelah ledakan, kobaran api langsung menyebar dan asap memenuhi ruangan. Para koki sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun api tetap menyala hingga petugas menghubungi pemadam kebakaran.
Asap Mengepul hingga Lantai 4, Tamu Dievakuasi
Alarm kebakaran berbunyi dan lobby hotel dipenuhi asap, membuat tamu, pengunjung, dan karyawan berhamburan keluar. Seorang tamu bernama Alan mengaku sedang mandi saat kejadian dan baru tahu setelah diberi tahu temannya.
“Saya langsung bergegas keluar dari kamar dan ikut evakuasi. Kondisi asap sudah sampai ke atas,” kata Alan, yang berada di kamar lantai 4.
Api Padam dalam 72 Menit, Rp10 Miliar Aset Terselamatkan
Proses pemadaman berlangsung sekitar 72 menit. Sutopo memastikan api berhasil dipadamkan pada pukul 21.02 WIB dan tidak merembet ke bangunan lain. “Berkat penanganan cepat petugas dan upaya pemadaman awal dari pihak hotel, api berhasil dikendalikan,” ungkapnya.
Damkar memperkirakan aset senilai Rp10 miliar berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran yang lebih besar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Satpam: Sumber Api dari Dapur, Kronologi Masih Didalami
Satpam Hotel Truntum, Reza, membenarkan dugaan sumber api berasal dari dapur, namun kronologi detail belum diketahui. “Awalnya terdengar suara bel kebakaran. Orang pada berlari keluar,” katanya.
Pihak hotel dan Damkar masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti ledakan di area exhaust dapur tersebut.