Pencarian

Medan Bukan Cuma Kuliner, Ini 8 Destinasi Liburan dari Sejarah hingga Ekowisata

Selasa, 02 Juni 2026 • 20:24:01 WIB
Medan Bukan Cuma Kuliner, Ini 8 Destinasi Liburan dari Sejarah hingga Ekowisata
Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mashun menjadi ikon sejarah dan budaya di pusat kota Medan.

SUMATERA UTARA — Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mashun berdiri bersebelahan di pusat kota, menjadi sakbis sejarah kejayaan Kesultanan Deli. Istana Maimun dibangun pada akhir abad ke-19 dengan perpaduan arsitektur Melayu, Islam, dan Eropa—langka ditemukan di kota lain di Indonesia. Kini bangunan ini difungsikan sebagai museum dan cagar budaya yang memamerkan artefak kerajaan.

Hanya beberapa menit berjalan kaki, Masjid Raya Al-Mashun menawarkan struktur megah dengan desain yang memadukan unsur Timur Tengah dan Spanyol. Pengunjung non-Muslim diperbolehkan masuk selama mengenakan pakaian sopan, menjadikannya destinasi religi yang inklusif untuk wisatawan umum.

Edukasi Satwa dan Seni Interaktif untuk Semua Usia

Rahmat International Wildlife Museum & Gallery menyimpan lebih dari 2.000 spesimen satwa dari berbagai belahan dunia. Koleksi ini mencakup hewan eksotis dan berukuran besar, dikurasi rapi sehingga cocok untuk kunjungan keluarga dan anak-anak yang ingin belajar keanekaragaman hayati tanpa harus pergi ke kebun binatang.

Untuk pengalaman berbeda, Magic Eye 3D Art Museum menawarkan karya seni tiga dimensi di berbagai zona tematik. Setiap zona dirancang agar pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan lukisan untuk menghasilkan foto kreatif—spot favorit bagi pencinta konten visual.

Wisata Air dan Taman Estetik: Pilihan Rekreasi Modern

Wonderland Water World di kawasan Berastagi menjadi andalan wisata air dengan wahana kolam dan seluncuran modern. Dilengkapi gazebo serta kafe, tempat ini cocok dikunjungi saat cuaca panas atau sebagai bagian dari liburan keluarga yang lebih panjang.

The Le Hu Garden hadir sebagai taman luas penuh bunga dengan danau buatan dan spot foto estetis. Cafe dan area bermain anak tersedia di dalamnya, membuat destinasi ini nyaman untuk bersantai bersama orang terdekat sambil mengisi feed media sosial.

Kuliner Malam dan Ekowisata: Dua Wajah Medan yang Kontras

Merdeka Walk adalah area outdoor yang ramai dengan kedai makanan dan minuman lokal maupun internasional. Suasana kota yang hidup lengkap dengan hiburan musik atau festival jalanan sering diadakan di sini, menjadikannya pusat kuliner malam yang representatif.

Sementara itu, Bukit Lawang—meski sedikit di luar pusat kota—tetap menjadi destinasi unggulan untuk wisata alam dan ekowisata. Kawasan ini terkenal dengan trekking di hutan tropis dan habitat orangutan, menawarkan pengalaman yang kontras dengan hiruk-pikuk kota Medan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Liburan di Medan

Berapa lama waktu ideal untuk menjelajahi semua destinasi ini?
Setidaknya 3-4 hari jika ingin mencakup delapan tempat tersebut, termasuk perjalanan ke Bukit Lawang yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari pusat kota.

Apa destinasi yang paling ramah untuk anak-anak?
Wonderland Water World dan Rahmat International Wildlife Museum & Gallery menjadi pilihan utama karena fasilitas dan koleksinya yang dirancang untuk pengunjung segala usia.

Bagikan
Sumber: mawar#3726

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks