MEDAN — Kasus yang menimpa dua lurah di Kota Medan menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran birokrasi. Sekretaris Komisi I DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan, menilai peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan publik tidak pernah surut, baik saat masyarakat dalam keadaan lapang maupun tertimpa kesulitan.
“Sebagai pelayan masyarakat, mereka harus siap melayani dalam kondisi apa pun, baik saat masyarakat sedang senang maupun ketika sedang mengalami kesulitan. Itu adalah konsekuensi sebagai pelayan publik,” ujar Syaiful Ramadhan, Kamis (6/8/2026).
Integritas ASN Diuji di Lapangan
Menurut Syaiful, aparatur yang bersentuhan langsung dengan warga memegang peran kunci dalam membangun kepercayaan publik. Profesionalisme tidak hanya diukur dari administrasi yang rapi, tetapi juga dari cara aparatur mengayomi dan memberikan contoh nyata di tengah masyarakat.
“Sebagai pelayan masyarakat hendaknya memberikan contoh, mengayomi agar masyarakat makin tercerahkan,” katanya.
Ia menambahkan, perilaku seorang bawahan memiliki dampak langsung terhadap citra pimpinan daerah. Ketika Wali Kota Medan gencar turun ke lapangan untuk mendengar keluhan warga, semangat tersebut harus diikuti oleh seluruh lini aparatur hingga tingkat kelurahan.
Sanksi Tegas Diharapkan Beri Efek Jera
Syaiful Ramadhan mengapresiasi langkah tegas yang diambil Pemerintah Kota Medan dalam menindak pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran. Ia berharap sanksi tersebut tidak hanya menjadi hukuman bagi yang bersangkutan, tetapi juga menjadi pelajaran bagi aparatur lainnya.
“Kita apresiasi ketegasan pemerintah Kota Medan, kita mengharapka, aparatur yang ada bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” harapnya.
Ia mengingatkan bahwa tindakan yang mencederai pelayanan publik bisa merusak marwah Wali Kota sebagai atasan. Padahal, kepercayaan warga sedang diuji dan dibangun kembali melalui kehadiran langsung kepala daerah di tengah masyarakat.
“Tindakan seperti itu bisa merusak marwah Wali Kota sebagai atasannya. Ketika kepala daerah berupaya membangun kepercayaan masyarakat dengan hadir dan mendengar langsung keluhan warga, maka seluruh aparatur harus memiliki semangat yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.