SUMATERA UTARA — Harris resmi memegang kendali PTK di tengah proses restrukturisasi organisasi yang masih berjalan. Ia menyebut amanah ini sebagai kehormatan sekaligus tantangan untuk menjaga reputasi perusahaan yang selama ini menjadi pemain utama di sektor jasa maritim dan keagenan kapal.
“Amanah ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan bagi saya untuk terus menjaga dan meningkatkan reputasi PTK, saya siap melangkah maju lewat komitmen layanan operasional yang handal dan optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (21/8).
Strategi SIAP: Solusi, Integritas, Adaptif, dan Bukti Nyata
Harris memperkenalkan kerangka kerja strategis yang ia sebut SIAP, singkatan dari Solutive, Integrity, Adaptive, dan Proven. Kerangka ini akan menjadi pedoman seluruh jajaran dalam menjalankan operasional sehari-hari.
Langkah pertama yang ditekankan adalah menghadirkan solusi menyeluruh agar distribusi energi nasional tetap lancar. Hal ini diwujudkan lewat kehandalan layanan operasional maritim serta pengurusan keagenan kapal di pelabuhan-pelabuhan milik Pertamina.
Di tengah perubahan zaman yang cepat, Harris menilai PTK tidak punya pilihan selain bersikap adaptif. Perusahaan harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika industri perkapalan yang terus bergerak, sekaligus membuktikan kapabilitasnya secara nyata.
Target Pasar Baru dan Reputasi Regional
Melalui strategi tersebut, PTK menargetkan pembuktian kapabilitas operational excellence tidak hanya untuk pasar internal Pertamina (captive), tetapi juga pasar eksternal atau non-captive. Langkah ini diharapkan memperluas peluang bisnis perusahaan.
Harris mengajak seluruh insan PTK untuk bersatu menghadapi tantangan ke depan. Ia optimistis dengan sinergi internal yang kuat serta dukungan dewan komisaris dan pemangku kepentingan lainnya, perusahaan bisa bergerak lebih cepat menjemput peluang pasar baru.
“Mari kita bersama-sama bersatu, satu PTK, satu Pertamina. Melalui sinergi erat bersama seluruh Perwira PTK dan bimbingan Dewan Komisaris serta seluruh stakeholder, PTK siap melaju lebih cepat menjemput peluang pasar baru sekaligus menjaga reputasi sebagai market leader layanan maritim nasional hingga kancah regional,” tegas Harris.
Dengan kepemimpinan baru ini, PTK diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai tulang punggung logistik maritim Pertamina, sekaligus memperluas sayap bisnis di kawasan regional. Fokus utama tetap pada keandalan layanan dan adaptasi terhadap kebutuhan industri yang terus berubah.