Pencarian

Bobby Nasution: 6 BUMD Sumut Beraset Besar tapi Tak Punya Uang, Target Digabung Jadi Holding pada 2027

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:13:01 WIB
Bobby Nasution: 6 BUMD Sumut Beraset Besar tapi Tak Punya Uang, Target Digabung Jadi Holding pada 2027
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan target penggabungan enam BUMD menjadi holding pada 2027 di Medan, Senin (24/8/2026).

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memberi tenggat waktu hingga 2027 bagi enam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk membuktikan diri mampu berkembang dan memberi pelayanan optimal kepada masyarakat. Jika gagal, langkah penggabungan atau holding menjadi opsi yang bakal ditempuh Pemprov Sumut.

“Kalau sampai 2027 pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dioptimalkan, tentu harus ada peningkatan. Kalau tidak bisa, kita akan satukan, kita gabungkan dalam holding,” kata Bobby di Medan, Senin (24/8/2026).

Ketimpangan Aset dan Arus Kas Jadi Persoalan Klasik

Sinyalemen penggabungan ini muncul dari temuan adanya ketimpangan struktur permodalan di tubuh BUMD. Sebagian badan usaha memiliki kekayaan aset besar, tetapi tidak diimbangi likuiditas atau ketersediaan uang tunai untuk operasional. Sebaliknya, ada pula BUMD yang justru memiliki dana melimpah namun minim aset pendukung.

“Contohnya Dirga Surya, pegawainya hanya sekitar lima orang. AIJ juga demikian. Ada BUMD yang asetnya besar tetapi tidak memiliki uang. Sebaliknya, ada yang uangnya banyak tetapi asetnya tidak ada,” ujarnya.

Kolaborasi Antar-BUMD Jadi Jalan Tengah Sebelum Holding

Sebelum memutuskan merger atau pembentukan holding, Bobby meminta seluruh direksi BUMD untuk saling berkolaborasi. Sinergi antarperusahaan dinilai mampu menutup kelemahan masing-masing, baik dari sisi permodalan maupun aset, demi kepentingan pelayanan publik.

“Kalau bisa disatukan untuk kepentingan masyarakat, tentu akan lebih baik. Kolaborasi ini kita harapkan membawa perbaikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa posisi BUMD berbeda dengan unit pelaksana teknis (UPT). BUMD tidak hanya bertugas menjalankan pelayanan, tetapi juga dituntut memiliki orientasi korporasi dan kesehatan bisnis yang baik.

Bank Sumut Jadi Prioritas Perbaikan Kinerja

Perhatian khusus disorotkan kepada PT Bank Sumut. Bobby meminta bank milik daerah ini meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat jenjang karier internal pegawai. Target yang dikejar adalah perubahan kelas atau naik status pada akhir 2027.

“Kami akan support PT Bank Sumut. Jenjang karier, target, dan kinerja harus terus ditingkatkan. Target kita, pada akhir 2027 Bank Sumut bisa naik kelas,” ujarnya.

Langkah evaluasi menyeluruh ini menjadi bagian dari upaya penyehatan BUMD agar kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan pelayanan publik semakin signifikan.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: disrupsi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks