Pencarian

Rupiah Melemah 25 Poin ke Rp18.090 per Dolar AS, Tensi Geopolitik Timur Tengah Meningkat

Senin, 13 Juli 2026 • 15:40:31 WIB
Rupiah Melemah 25 Poin ke Rp18.090 per Dolar AS, Tensi Geopolitik Timur Tengah Meningkat
Rupiah melemah 25 poin ke posisi Rp18.090 per dolar AS pada perdagangan awal pekan ini.

JAKARTA — Rupiah melanjutkan tren pelemahannya di awal pekan ini, tergerus oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data perdagangan, mata uang Garuda melemah 25 poin menjadi Rp18.090 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di angka Rp18.065.

Konflik AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, tensi yang kembali meningkat antara pasukan AS dan Iran menjadi pemicu utama pelemahan rupiah. “Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik di Timteng yang menyebabkan lonjakan pada harga minyak mentah dunia,” jelasnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Ketegangan regional itu dipicu oleh aksi saling serang antara kedua negara. Pada Minggu (12/7), Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah situs militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman. Aksi tersebut merupakan balasan atas serangan AS terhadap target-target Iran sebelumnya.

Laporan Ledakan di Wilayah Selatan Iran

AS dilaporkan kembali melancarkan serangan di beberapa wilayah selatan Iran pada Senin pagi. Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, memberitakan beberapa ledakan terjadi di Bandar Abbas, Sirik, Pulau Qeshm, dan Jask—semuanya berada di Provinsi Hormozgan. Kantor Berita Mehr juga melaporkan ledakan di kota-kota selatan Bushehr dan Kangan.

Data Inflasi AS Jadi Sorotan Pekan Ini

Selain faktor geopolitik, pasar juga menanti rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Inflasi bulan Juni diperkirakan akan turun 0,1 persen month on month dan 4,2 persen ke 3,9 persen secara year on year. Data ini akan dirilis besok dan berpotensi mempengaruhi pergerakan dolar AS lebih lanjut.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah akan berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS dalam waktu dekat. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah serta data ekonomi global yang akan datang.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks