Pencarian

Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pertamina Tingkatkan Pasokan 125 Persen Usai Dipantau BPH Migas

Sabtu, 18 Juli 2026 • 15:30:31 WIB
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pertamina Tingkatkan Pasokan 125 Persen Usai Dipantau BPH Migas
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Medan mulai terurai setelah Pertamina meningkatkan pasokan BBM hingga 125 persen.

MEDAN — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara memutuskan menaikkan pasokan BBM hingga 125 persen untuk memutus rantai antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Langkah ini merupakan respons cepat setelah BPH Migas melakukan pengawasan langsung ke Fuel Terminal Medan Group pada Jumat (17/7/2026).

Kapasitas Armada Tangki Ditambah 35 Persen

Untuk mempercepat distribusi, perusahaan juga menambah kapasitas armada mobil tangki sebesar 35 persen. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi menjamin operasional terus berjalan kondusif. Data penyaluran harian sejak 14 hingga 16 Juli 2026 tercatat mencapai lebih dari 6.000 kiloliter bahan bakar.

“Mudah-mudahan peningkatan penyaluran ini dapat menjadi tambahan stok di SPBU sehingga mampu mengurai antrean yang masih terjadi,” ujar Sunardi dalam keterangan resmi yang diterima di Medan.

BPH Migas Temukan Kendala Operasional Distribusi

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas meninjau langsung ketersediaan stok di Fuel Terminal Medan Group. Dua kapal telah selesai membongkar Jenis BBM Tertentu Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan Pertalite. “Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatra Utara ini,” kata Wahyudi.

Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menjelaskan realisasi penyaluran solar dan pertalite di daerah itu masih di bawah rata-rata realisasi nasional. Artinya, tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan. “Kendala ini operasional, operasional distribusi. Perlu ada semacam early warning system. Selain itu juga seluruh armada terlihat di pemantauan, apakah di jalan atau SPBU. Permasalahan ini harus bisa segera diselesaikan,” tegas Fathul.

Warga: Sekarang Sudah Lancar, Waktu Tunggu Lebih Singkat

Pengemudi ojek daring di Medan, Samsuri (60), mengaku proses pengisian BBM kini jauh lebih lancar dibanding beberapa hari sebelumnya. “Kepada masyarakat, beberapa hari yang lalu saya mengimbau agar bersabar karena ada kendala. Sekarang sudah mantap dan sudah lancar. Saya merasakannya langsung,” ucap Samsuri.

Senada dengan itu, seorang pengemudi truk bernama Hasbi (23) merasakan waktu tunggu pengisian di SPBU jauh lebih singkat. “Terima kasih kepada pemerintah. BBM di Sumatra Utara sekarang sudah lancar,” katanya.

Sinergi dengan Pemda dan Aparat untuk Normalisasi Distribusi

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum setempat. Langkah sinergi ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi distribusi energi berjalan lebih optimal ke depannya. Kegiatan pengawasan lapangan juga melibatkan Direktur Utama PT Elnusa Petrofin untuk memantau pasokan di titik-titik rawan antrean.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks