Pencarian

Prabowo Blokir Penjualan PAL, Pindad, dan Dirgantara Indonesia ke Asing: "Saya Larang!"

Sabtu, 11 Juli 2026 • 16:13:01 WIB
Prabowo Blokir Penjualan PAL, Pindad, dan Dirgantara Indonesia ke Asing:
Presiden Prabowo menegaskan larangan penjualan PT PAL, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia ke investor asing.

SUMATERA UTARA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi BUMN dengan menolak tegas rencana penjualan sejumlah perusahaan negara ke investor asing. Dalam pidatonya yang dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (10/6/2026), ia mengungkapkan bahwa tiga BUMN pertahanan—PT PAL, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia—nyaris dijual sebelum dirinya melarang.

PT PAL Kini Produksi Kapal Selam, Pindad Ekspor Senapan ke Arab Saudi

“Banyak sekali perusahaan yang seolah tadinya mau dijual, tadinya mau dijual ke asing. Saya larang! Tadinya industri pertahanan mau dijual! PT PAL mau dijual, PT Pindad mau dijual, PTDI dibunuh dan mau dijual. Kita bangkitkan!” ujar Prabowo.

Kini, PT PAL Indonesia sudah mampu memproduksi kapal perang canggih dan kapal selam. “PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal-kapal perang yang hebat-hebat. PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal selam. PT PAL akan bikin kapal-kapal canggih,” tegasnya.

Sementara itu, PT Pindad berhasil mengantongi kontrak besar dari luar negeri. “Sekarang baru saja saya dapat laporan dapat kontrak dari Arab Saudi. Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad,” sebutnya.

Garuda Indonesia Hampir Dijual, Kini Mulai Cetak Untung

Tak hanya di sektor pertahanan, maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga sempat diambang penjualan ke asing. Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah memperbaiki manajemen perusahaan yang bertahun-tahun merugi. “Garuda (Indonesia) tadinya mau dijual, bulan depan sudah mulai untung, pelan-pelan kita perbaiki semua kekurangan,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, laporan terbaru menunjukkan sejumlah BUMN yang puluhan tahun merugi mulai membukukan laba. Prabowo mengaitkan perbaikan ini dengan kerja BPI Danantara yang tengah membenahi tata kelola BUMN. “BUMN-BUMN yang merupakan sarang korupsi puluhan tahun, sedikit demi sedikit mulai kita benahi,” ungkapnya.

1.077 BUMN dan Anak Usaha Dibenahi, 240 Ditutup

Prabowo mengaku kaget saat mengetahui jumlah BUMN dan anak usahanya mencapai 1.077 entitas setelah ia dilantik. Menurutnya, struktur ini menjadi celah untuk menyembunyikan uang negara. “Ini adalah cara mereka untuk sembunyi, sembunyiin uang negara, sembunyiin uang rakyat. Ini kita tertibkan,” tegasnya.

Hingga saat ini, Danantara telah menutup 240 BUMN yang dinilai merugi dan tidak efisien. Prabowo menargetkan jumlah tersebut akan mencapai 250 perusahaan pada akhir Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk menjadikan BUMN lebih kompetitif tanpa harus bergantung pada modal asing.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks