BINJAI — Empat isu utama menjadi sorotan dalam reses DPRD Sumut di Kota Binjai, yakni penyediaan lapangan pekerjaan, penanganan banjir, peningkatan infrastruktur jalan, serta jaminan kesehatan. Aspirasi ini dihimpun langsung oleh Tim Reses Dapil XII yang dipimpin Ajie Karim bersama anggota Edi Surahman, Johan Bangun, Abdul Khair, dan Fatimah.
Anggota DPRD Sumut Fatimah mengungkapkan, meski alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD pada 2025 dan 2026 sempat terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran, pihaknya tetap menjadikan aspirasi masyarakat sebagai prioritas. "Hasil reses di Kota Binjai mencatat empat isu utama yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujarnya dalam keterangan yang diterima media.
Jalan Provinsi Rusak Jadi Prioritas
Salah satu keluhan yang paling menonjol adalah kondisi sejumlah ruas jalan provinsi di Binjai, termasuk Jalan Pajak Bawah yang disebut dalam kondisi memprihatinkan. Tim Reses DPRD Sumut menyatakan siap mengawal usulan perbaikan jalan tersebut agar masuk dalam pembahasan anggaran bersama Pemprov Sumut.
Walikota Binjai Amir Hamzah menekankan posisi strategis kotanya sebagai penyangga utama Kota Medan. Dengan luas wilayah 90,23 kilometer persegi yang dihuni sekitar 330 ribu jiwa dari 19 etnis, Binjai membutuhkan perhatian khusus dalam hal konektivitas. "Kota Binjai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan di Sumatera Utara," ujar Amir Hamzah.
Penurunan Angka Kemiskinan dan Program Prioritas
Di tengah berbagai tantangan, Fatimah mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Binjai yang berhasil menekan angka kemiskinan sepanjang 2025 hingga 2026. Menurutnya, tren penurunan ini menunjukkan efektivitas sejumlah program yang telah berjalan.
Amir Hamzah memaparkan beberapa program prioritas yang tengah dijalankan, antara lain penanganan kawasan rawan banjir melalui penataan dan evakuasi berkala, percepatan perbaikan ruas jalan provinsi, serta penguatan administrasi perpajakan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Salah satu langkah konkret yang disebut adalah optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Sinergi Tiga Pihak untuk Anggaran 2027
Ketua Tim Reses Dapil XII Ajie Karim menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke rapat paripurna DPRD Sumut sebagai rekomendasi resmi kepada Pemprov Sumut. Ia berharap sinergi antara DPRD Sumut, Pemprov Sumut, dan Pemerintah Kota Binjai dapat menghasilkan dukungan anggaran yang memadai pada Tahun Anggaran 2027.
Perbaikan jalan provinsi yang melintasi Kota Binjai hingga perbatasan Kabupaten Langkat menjadi salah satu proyek yang diharapkan segera terealisasi. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Turut mendampingi dalam kegiatan reses tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut sekaligus Ketua Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut, Erwin Harahap.