SUMATERA UTARA — Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan menegaskan, ibadah kurban merupakan instrumen redistribusi kesejahteraan yang efektif. Menurutnya, setiap hewan kurban menghidupkan rantai ekonomi panjang, mulai dari peternak, sopir truk, hingga pembuat plastik pembungkus.
"Fenomena backward economy ini sejalan dengan DNA Holding strategis Kawasan Industri. Kami hadir sebagai lokomotif yang menarik rantai pasok di belakangnya untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan," kata Ngurah dalam keterangan resmi, Senin (17/6).
Jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini meningkat 27 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya di Makassar. Kontribusi berasal dari klaster inti seperti PT KIM, PT KIMA, PT JIEP, PT KBN, PT KIW, PT KITB, dan PT SIER, serta klaster non-inti seperti PPA, Nindya Karya, dan KBI.
Masyarakat Ring Satu Kawasan Industri Jadi Prioritas
Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, menyebut kegiatan ini menjadi pengingat tentang keikhlasan dan semangat berbagi. Ia menambahkan, keberhasilan kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusi sosial yang dirasakan masyarakat sekitar.
"Kami percaya kawasan industri yang baik adalah kawasan yang tumbuh bersama lingkungannya dan mampu memberikan dampak sosial yang nyata," ujar Lussi.
Sebanyak 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu SIER menjadi penerima manfaat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan komunitas penyangga kawasan industri.
Target Dukung SDGs dan Visi Asta Cita Pemerintah
Melalui kemitraan strategis dengan Baznas, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini ditargetkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan (SDG 1) dan kelaparan (SDG 2). Ngurah menegaskan, langkah ini selaras dengan visi Asta Cita pemerintah.
Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Baznas RI, Syarifuddin, mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak 2018. Ia memastikan standar ketat diterapkan dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Holding yang mengelola tujuh kawasan industri strategis dari Medan hingga Makassar ini kini bertransformasi menjadi Kawasan Industri Indonesia. Posisi ini menjadikannya salah satu pengelola kawasan industri terluas di tanah air dengan akses langsung kepada ribuan tenaga kerja dan pelaku usaha.