PALUTA — Pengukuhan berlangsung di Aula Hotel Mitra Gunungtua dan dirangkai dengan orientasi politik bagi pengurus baru. Muniruddin Ritonga, yang juga anggota DPRD Sumut Fraksi PKB, menegaskan pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab organisasi untuk memastikan PKB hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi perjuangan, serta meningkatkan komitmen kader dalam mengabdi kepada masyarakat," ujarnya kepada Metropublik.com, Kamis (29/10/2026).
Apa Saja yang Digelar dalam Rangkaian Kegiatan Ini
Rangkaian kegiatan mencakup tiga agenda sekaligus: pengukuhan pengurus DPC PKB Paluta, orientasi politik, dan Musyawarah Kerja Cabang masa bakti 2026–2031. Mukercab diposisikan sebagai forum perumusan program kerja, bukan sekadar dokumen organisasi.
Muniruddin meminta hasil musyawarah tidak berhenti sebagai catatan di atas kertas. Menurutnya, keputusan Mukercab harus menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan dan pengabdian di lapangan.
Pesan untuk Pengurus: Kompak dan Berdayakan Kader
Politisi muda itu meminta seluruh pengurus tetap kompak, membangun kolaborasi, dan memberdayakan setiap kader sesuai kapasitasnya. Program kerja yang dirumuskan lewat Mukercab dituntut realistis, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu memaksimalkan potensi setiap kader. "Keahlian seorang tukang kayu adalah tidak ada kayu yang tersisa," ujarnya, mengutip pepatah yang dikaitkannya dengan Tan Malaka.
Filosofi Bakau dan Salam dari Cak Imin
Muniruddin memakai filosofi pohon bakau sebagai gambaran perjuangan PKB di daerah. Akar bakau melambangkan kedekatan dengan masyarakat, batangnya mencerminkan keteguhan dan persatuan, sedangkan daun hijaunya merepresentasikan harapan serta semangat pengabdian.
Dalam kesempatan itu ia menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PKB, Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar. Penyampaian salam menegaskan garis koordinasi antara pengurus cabang di Paluta dan kepengurusan pusat.