MEDAN — Dinkes Sumut telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan di 33 kabupaten/kota, baik daerah terdampak maupun tidak, untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kualitas udara yang buruk dan perubahan cuaca. Koordinasi itu mencakup kesiapan layanan kesehatan hingga penyebaran imbauan pencegahan di tingkat daerah.
Langkah konkret sudah berjalan di Kota Medan. Dinkes Sumut membagikan masker bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumut dan Dinas Kesehatan Kota Medan sebagai bagian dari upaya perlindungan warga di kawasan paling padat aktivitas.
Masker Ukuran Pas dan Cuci Tangan Usai Beraktivitas
Warga yang tetap harus keluar rumah dianjurkan memakai masker dengan ukuran yang sesuai agar menutup hidung dan mulut secara rapat. Setelah beraktivitas, mereka diminta mencuci tangan dan wajah untuk menjaga kebersihan.
Hery menegaskan pembatasan aktivitas luar ruang sebaiknya dilakukan jika memang tidak mendesak. "Jika memang tidak terlalu perlu, alangah baiknya kita tetap berdiam diri di dalam rumah, jika keluar rumah, gunakan masker," ujarnya dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda.
Pola Hidup Sehat Jadi Kunci Jaga Daya Tahan Tubuh
Dinkes Sumut menganjurkan masyarakat menerapkan pola hidup sehat selama kualitas udara belum sepenuhnya normal. Caranya antara lain mencuci sayur, buah, dan bahan makanan lain sebelum dikonsumsi, minum air putih yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Menu harian yang dianjurkan mencakup nasi, sayur, daging, buah, serta sumber protein seperti telur, ikan, dan udang. Kombinasi itu dinilai membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah perubahan cuaca.
Imbauan juga menyasar lingkungan terkecil. Dinkes Sumut mengajak warga saling mengingatkan anggota keluarga, teman, dan rekan kerja agar menerapkan langkah pencegahan yang sama.
"Kita bersama-sama menyampaikan informasi yang baik kepada seluruh masyarakat, terutama untuk keluarga, lingkungan, dan teman-teman sekerja," kata Hery.
Kualitas Udara Mulai Membaik, Warga Diminta Tetap Waspada
Menurut Hery, kondisi kualitas udara dalam beberapa hari terakhir menunjukkan perbaikan. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kesehatan.
Dinkes Sumut akan terus menyampaikan imbauan serupa melalui kegiatan promosi kesehatan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Pendekatan itu dipilih agar pesan pencegahan sampai ke warga secara berkelanjutan, bukan hanya saat kualitas udara memburuk.