NIAS SELATAN — Ribuan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan se-Kabupaten Nias Selatan memadati Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, pada Sabtu (15/8/2026). Mereka mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dipimpin langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab).
Mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", upacara tahun ini menjadi momentum strategis bagi organisasi kepanduan di kabupaten paling selatan Pulau Nias tersebut.
Amanat Kwarnas: Pramuka Harus Jadi Agen Produksi Pangan
Dalam sambutan yang dibacakan Bupati Sokhiatulo Laia, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, menegaskan bahwa tema yang diangkat merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia.
"Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda," demikian isi amanat yang dibacakan Bupati.
Arahan ini menegaskan bahwa Pramuka tidak lagi sekadar organisasi pendidikan karakter, tetapi juga garda terdepan dalam ketahanan pangan. Para anggota diminta memiliki lebih dari sekadar pengalaman kepanduan; mereka dituntut memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru.
Implementasi di Lapangan: Menanam Pangan hingga Mengembangkan Usaha
Budi Waseso berharap setiap Pramuka mampu mengembangkan gagasan yang bermanfaat di Gugus Depan, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan nyata yang bisa dilakukan menyesuaikan potensi daerah masing-masing, seperti menanam pangan, mengelola lingkungan, memanfaatkan teknologi, hingga mengembangkan usaha kecil.
"Marilah kita jadikan Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi Bangsa dan Negara," ujar Budi Waseso dalam amanatnya.
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka akan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa. Organisasi ini diharapkan melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam.
Lomba Baris-Berbaris hingga Fashion Show Meriahkan Peringatan
Usai upacara inti, suasana Lapangan Orurusa berubah menjadi arena kompetisi. Panitia menyiapkan dua jenis perlombaan utama yang diikuti oleh kontingen dari berbagai sekolah dan gugus depan: Lomba Baris Berbaris (LBB) dan Lomba Fashion Show.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antaranggota Pramuka di Kabupaten Nias Selatan. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian lomba hingga sore hari.
Upacara dan perlombaan ini turut dihadiri Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, ST., MM., unsur Forkopimda, Penjabat (Pj) Sekda Amsarno S. Sarumaha, SH., MH., CGCAE., serta Ketua TP-PKK Ny. Militina Sokhiatulo Laia. Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya juga hadir memberikan dukungan.