ASAHAN — Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melakukan monitoring langsung ke Desa Persatuan, Kecamatan Pulo Rakyat, Senin (10/8/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari finalisasi persiapan menghadapi Lomba AKU HATINYA PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Camat Pulo Rakyat, Kepala Desa Persatuan beserta jajaran perangkat desa, pengurus TP PKK Desa, dan tokoh masyarakat setempat.
Bukan Sekadar Juara, tapi Keberlanjutan Program
Yusnila menegaskan bahwa target utama perlombaan bukan hanya sekadar meraih hasil terbaik. Lebih dari itu, seluruh program yang dijalankan harus memberikan dampak positif yang bisa dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengingatkan agar program yang sudah berjalan tidak berhenti setelah proses penilaian usai. Kegiatan tersebut diharapkan bisa berkembang menjadi kebiasaan masyarakat, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan administrasi lomba.
Pemanfaatan Pekarangan Jadi Sorotan Utama
Salah satu aspek yang menjadi perhatian khusus adalah pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Menurut Yusnila, optimalisasi lahan di sekitar rumah bisa terus dikembangkan sebagai gerakan bersama untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.
Dengan begitu, program AKU HATINYA PKK diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan menjadi bagian dari pola kehidupan masyarakat Desa Persatuan.
Sinergi Tiga Pilar Kunci Sukses
Yusnila meminta seluruh unsur yang terlibat untuk mempersiapkan setiap indikator penilaian secara maksimal. Ia menilai keberhasilan menghadapi lomba sangat bergantung pada sinergi antara TP PKK, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kekompakan serta semangat gotong royong menjadi modal penting agar seluruh program dapat berjalan optimal. Melalui monitoring ini, koordinasi antara TP PKK Kabupaten Asahan, pemerintah kecamatan, hingga tokoh masyarakat diharapkan semakin solid.
Bagi TP PKK Kabupaten Asahan, momentum perlombaan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kebiasaan positif. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas kehidupan serta kesejahteraan keluarga di Desa Persatuan secara berkelanjutan.