MEDAN — Tim Task Force DPP Partai Hanura menargetkan pembentukan struktur pimpinan anak cabang (PAC) di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut) tuntas pada September 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan dini partai menghadapi Pemilu 2029.
"Task Force menargetkan pembentukan struktur PAC di Sumut pada September ini, sehingga untuk menghadapi pemilu," ujar Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura Rio Capella di Medan, Senin.
Bukan Sekadar Syarat Administrasi KPU
Rio menegaskan penyelesaian struktur ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan verifikasi administrasi dan faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lebih dari itu, pembentukan PAC menjadi bagian dari strategi kebangkitan Partai Hanura sejak awal.
"Kami menyadari bahwa menghadapi pemilu mendatang harus bangkit dan mempersiapkan diri sejak awal. Ada kesadaran untuk mempersiapkan partai," katanya.
Konsolidasi Beralih ke Pemetaan Caleg dan Dapil
Setelah struktur organisasi terbentuk, konsolidasi partai tidak lagi berfokus pada pembentukan kepengurusan. Rio menyebut arah konsolidasi akan beralih pada pemetaan dan survei calon legislatif (caleg) yang memiliki basis massa serta menguasai daerah pemilihan (dapil).
"Sehingga nanti menempatkan calon yang dikenal di daerah pemilihan, menguasai dan siap bertarung pada 2029," kata Rio.
Strategi ini dinilai krusial untuk memastikan setiap kader yang diusung memiliki daya saing elektoral di wilayahnya masing-masing.
Optimisme Hanura Hadapi Pemilu 2029
Rio optimistis konsolidasi yang dimulai dari tingkat anak cabang ini membuat Partai Hanura lebih siap dibandingkan pemilu sebelumnya. Keyakinan itu muncul dari energi kader di daerah yang mulai terlihat bergerak.
"Kami optimistis Hanura di seluruh Indonesia lebih siap daripada sebelumnya. Tentu kader Partai Hanura lebih optimistis dalam memandang masa depan partai ini pada pemilu yang akan datang," ujarnya.
DPD Sumut Gerakkan Kader dan Rombak Kepengurusan
Ketua DPD Partai Hanura Sumut El Adrian Shah menambahkan pihaknya membutuhkan semangat dan energi yang sama dari seluruh kader untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia mengaku telah melakukan perombakan terhadap kepengurusan di tingkat provinsi sebagai langkah penyegaran.
"Kami menggerakkan seluruh kader untuk memenangkan partai pada pemilu mendatang. Kami juga melakukan perombakan terhadap kepengurusan," katanya.
Kegiatan konsolidasi itu turut dihadiri Sekretaris Task Force Hanurani Prajanto, Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki, anggota Task Force Yossie Indra Pramana dan Ratna Ester Lumban Tobing, serta Ketua Umum Laskar Muda Hanura Heru Margi Pangestu.