SUMATERA UTARA — Kesehatan anak adalah fondasi utama agar mereka bisa belajar dengan optimal. Salah satu upaya nyata yang dilakukan pemerintah adalah melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Baru-baru ini, SDN Meruyung bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Limo menggelar kegiatan imunisasi dengan tema "Lindungi Diri, Sehatkan Negeri".
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, ini adalah langkah preventif untuk melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya yang bisa dicegah. Ada dua jenis imunisasi yang diberikan dalam program ini, yaitu vaksin Measles Rubella (MR) dan Human Papillomavirus (HPV).
Siapa Saja yang Mendapat Imunisasi MR dan HPV?
Program ini menyasar kelompok usia yang berbeda sesuai dengan kebutuhan medisnya. Untuk imunisasi MR, sasarannya adalah seluruh siswa dan siswi kelas 1. Vaksin ini penting untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit campak dan rubella yang bisa menyebabkan komplikasi serius pada anak.
Sementara itu, imunisasi HPV diberikan khusus untuk siswi kelas 5 yang berada di rentang usia 9-11 tahun. Tidak berhenti di situ, siswi kelas 6 yang tahun lalu belum mendapatkan vaksin HPV saat di kelas 5 juga menjadi prioritas untuk dilengkapi. Hal ini memastikan tidak ada yang terlewat dari perlindungan.
Mengapa Vaksin HPV dan MR Penting untuk Anak?
Banyak orang tua mungkin bertanya, mengapa vaksin HPV diberikan sejak usia dini? Jawabannya adalah karena pemberian vaksin pada usia sebelum aktif secara seksual memberikan respons imun yang jauh lebih baik. Vaksin ini berfungsi sebagai perisai untuk mencegah infeksi Human Papillomavirus yang menjadi penyebab utama kanker serviks di kemudian hari.
Kepala SDN Meruyung, H. Maman, S.Pd., SD, menegaskan bahwa imunisasi adalah bagian krusial dalam menjaga kesehatan peserta didik. "Imunisasi ini sangat bermanfaat untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada anak-anak sejak dini. Dengan mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, anak-anak memiliki perlindungan terhadap penyakit tertentu yang dapat dicegah melalui imunisasi," ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini bukan hanya tentang suntikan, melainkan sarana edukasi. Sekolah memiliki peran ganda, yaitu mendidik secara akademik dan mendukung tumbuh kembang anak agar tetap sehat dan semangat belajar.
Sinergi Sekolah dan Puskesmas untuk Generasi Sehat
Suksesnya program imunisasi ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara pihak sekolah dan fasilitas kesehatan. Kehadiran petugas dari UPTD Puskesmas Limo disambut baik oleh pihak sekolah. "Kami berterima kasih kepada UPTD Puskesmas Limo yang telah memberikan pelayanan dan edukasi kepada siswa. Semoga sinergi ini terus berjalan sehingga kesehatan anak-anak di sekolah dapat terjaga," tutup Maman.
Bagi para ibu di rumah, pastikan anak Anda mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah atau puskesmas terdekat. Jika anak Anda berada di kelas 1, 5, atau 6 dan belum menerima vaksin ini, segera hubungi pihak sekolah atau fasilitas kesehatan untuk informasi lebih lanjut. Perlindungan terbaik adalah pencegahan sejak dini.