Pencarian

Anggota DPRD Sumut Soroti Sepinya Pengunjung PRSU 2026 di Medan, Minta Panitia Turunkan Harga Tiket

Kamis, 23 Juli 2026 • 17:19:32 WIB
Anggota DPRD Sumut Soroti Sepinya Pengunjung PRSU 2026 di Medan, Minta Panitia Turunkan Harga Tiket
Panitia PRSU 2026 belum merilis data jumlah pengunjung harian hingga Kamis (23/7/2026). Anggota DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti, mendesak panitia menurunkan harga tiket untuk meningkatkan minat masyarakat. Pelaku UMKM di arena PRSU disebut terdampak sep

MEDAN — Sorotan terhadap penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 kian tajam memasuki pekan terakhirnya. Anggota Komisi B DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti, secara terbuka mengkritik ketidakterbukaan panitia dalam menyampaikan data jumlah pengunjung harian.

Menurut Rudi, hingga Kamis (23/7/2026), panitia belum juga merilis angka resmi kunjungan masyarakat ke arena pameran. Sikap ini dinilainya justru menimbulkan kecurigaan bahwa jumlah pengunjung jauh dari target.

Data Pengunjung Tak Kunjung Dirilis, Dugaan Sepi Menguat

“Pihak PRSU maupun panitia sejak kemarin-kemarin belum memberikan data berapa jumlah pengunjung setiap harinya. Ini justru menimbulkan kecurigaan bahwa memang pengunjungnya sedikit,” kata Rudi dalam keterangannya, Kamis.

Politisi PAN itu menambahkan, ketidakmauan membuka data menjadi kontradiksi dengan berbagai publikasi resmi yang selama ini dikeluarkan panitia. “Postingan-postingan mereka maupun rilis-rilis yang diberikan kepada kita, kalau dibilang ya semuanya berita bagus. Katanya UMKM meningkat, pengunjung ramai. Tapi ternyata apa yang mereka sampaikan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan,” tegasnya.

UMKM Jadi Korban Kebijakan Harga Tiket Mahal

Rudi menyoroti dampak paling nyata dari sepinya pengunjung, yakni para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah mengeluarkan modal besar untuk membuka stan. Ia menilai kebijakan harga tiket yang tinggi menjadi biang kerok rendahnya minat masyarakat datang ke PRSU.

“Kasihan UMKM yang ada di dalam. Mereka sudah mengeluarkan dana yang besar, berinvestasi untuk berjualan di sana, tetapi masyarakat tidak bisa masuk karena harga tiket cukup mahal. Bagaimana kita mau mengembangkan UMKM kalau justru pergerakan mereka dihambat?” ujarnya.

Ia mendesak panitia berani mengakui kesalahan dan segera mengambil langkah korektif. “Akui saja kesalahan-kesalahan mereka. Turunkan harga tiket, lakukan kembali promosi yang masif agar masyarakat benar-benar datang ke PRSU. Jangan terus bertahan dengan harga tiket yang mahal,” kata Rudi.

Evaluasi Total Pengelolaan PRSU Diminta

Lebih jauh, Rudi meminta Gubernur Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan PRSU, termasuk jajaran direksi dan komisaris penyelenggara. Ia menilai tidak adanya inovasi dan terobosan menjadi penyebab utama lesunya acara tahunan tersebut.

“Intinya evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi direktur-direkturnya bersama komisarisnya. Masa mereka tidak bisa menghadirkan inovasi untuk kemajuan PRSU? Kalau tidak ada perubahan dan tidak mampu memberikan terobosan, lalu apa yang sebenarnya mereka kerjakan?” tegas Rudi.

Ia juga mengkritik sikap panitia yang dinilainya tidak mau menerima masukan dari berbagai pihak sejak awal penyelenggaraan. “Kesan yang muncul justru egois dengan kebijakannya sendiri, tanpa pertimbangan maupun diskusi dengan berbagai pihak,” ucapnya.

Bagikan
Sumber: topmetro.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks