NIAS BARAT — Program Sapa Daerah (SADA) yang digagas Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjadi ajang dialog langsung antara pemerintah provinsi dan masyarakat di wilayah kepulauan. Dalam kunjungannya ke Sirombu, Nias Barat, Sabtu (18/7/2026), Bobby mendengarkan sejumlah aspirasi yang dominan berasal dari kalangan nelayan setempat.
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan warga adalah kebutuhan akan kapal penangkap ikan, alat tangkap yang memadai, serta pembangunan pemecah ombak di pesisir pantai. Menanggapi hal itu, Bobby memastikan bantuan kapal dan perlengkapan melaut akan mulai direalisasikan pada bulan kedelapan tahun ini.
Bantuan dari Anggaran Pribadi untuk Nelayan
“Untuk kapal nanti setelah bulan delapan. Selain dari Pemprov, saya juga siap menambah bantuan kapal lewat uang pribadi, termasuk penambahan alat tangkap,” ujar Bobby di hadapan warga Sirombu.
Sementara itu, untuk proyek pemecah ombak yang dinilai vital bagi keselamatan nelayan saat bersandar, Bobby mengakui kewenangan tersebut berada di tangan pemerintah pusat. Ia berjanji akan mendorong kementerian terkait dan menjalin kolaborasi agar realisasinya dapat segera terwujud.
Infrastruktur Jalan dan Bantuan Rumah Ibadah
Selain sektor perikanan, warga juga menyoroti kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lalowau–Sirombu dan Sirombu–Gunungsitoli. Bobby mengakui ada sekitar 17 kilometer jalan dalam kondisi rusak, namun pihaknya baru sanggup memperbaiki lima kilometer terlebih dahulu sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Untuk jalan kami baru bisa memperbaikinya 5 kilometer. Setelah kami tinjau tadi ada sekitar 17 kilometer yang rusak, kami akan perbaiki bertahap,” kata Bobby.
Dalam kesempatan yang sama, warga mengusulkan bantuan pembangunan Masjid Agung Al-Uswah. Menanggapi hal itu, Bobby justru meminta pengurus masjid untuk me