Pencarian

Gotong Royong Desa Dekha di Nias Bersihkan Lingkungan, Jadi Inspirasi Desa Lain

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:23:29 WIB
Gotong Royong Desa Dekha di Nias Bersihkan Lingkungan, Jadi Inspirasi Desa Lain
Warga Desa Dekha, Kecamatan Mau, Nias, bergotong royong membersihkan lingkungan di sejumlah dusun pada hari ini.

NIAS — Sejak pagi, warga Desa Dekha di Kecamatan Mau sudah bergerak menyapu jalan, membersihkan selokan, dan merapikan pekarangan. Gotong royong massal itu menyasar Dusun I hingga Dusun III, melibatkan Sekretaris Desa, Ketua BPD, Kepala Seksi Pemerintahan, perwakilan perempuan BPD, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Kepala Seksi Pelayanan Penianus Gulo dan Kepala Seksi Pemerintahan Deniyusu Gulo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa menjaga kebersihan lingkungan. “Kami melaksanakan gotong royong bersama masyarakat agar lingkungan menjadi lebih bersih, nyaman, dan aman, baik bagi warga maupun pengguna jalan,” ujar mereka di sela kegiatan.

Anggaran Rp3 Juta dari Dana Desa

Pemdes Dekha mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 juta dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung kegiatan ini. Angka itu digunakan untuk membeli peralatan kebersihan dan konsumsi bagi warga yang ikut serta.

Gotong royong ini bukan sekadar bersih-bersih. Warga juga memperbaiki saluran air yang tersumbat dan memangkas ranting pohon yang menjuntai ke jalan. Semua dilakukan secara sukarela tanpa upah.

Pengguna Jalan: Ini Bentuk Kepedulian Nyata

Salah seorang pengguna jalan yang melintas di Desa Dekha mengaku terkesan dengan kekompakan warga. Ia enggan disebutkan namanya, namun menyampaikan apresiasi secara langsung kepada perangkat desa.

“Ini bentuk nyata kepedulian pemdes terhadap masyarakat sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa bisa menular ke desa-desa lain di Nias untuk membangun budaya gotong royong dan menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

Gotong Royong sebagai Tradisi yang Dirawat

Di Nias, tradisi gotong royong sebenarnya sudah mengakar. Namun di banyak desa, praktik ini mulai luntur karena kesibukan warga dan keterbatasan inisiatif dari perangkat desa. Desa Dekha mencoba menghidupkannya kembali dengan melibatkan semua elemen, dari tokoh adat hingga pemuda.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga yang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Suasana cair dan penuh tawa mewarnai proses kerja bakti dari pagi hingga siang.

Bagikan
Sumber: sinata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks