SUMATERA UTARA — Persija Jakarta memulai persiapan musim baru dengan menggelar latihan perdana di Persija Training Ground, Depok, Selasa (14/7/2026) sore. Sesi yang tertutup untuk media itu disiarkan langsung melalui YouTube Persija TV, memperlihatkan komposisi baru di jajaran kepelatihan Macan Kemayoran.
Empat Nama Korea Selatan, Dua Lokal
Shin Tae-yong tidak datang sendirian. Empat asisten pelatih yang membantunya di Timnas Indonesia sejak 2020 ikut bergabung: Cho Byung-kuk, Choi In-cheol, Yoo Jae-hoon, dan Kim Jong-jin. Keempatnya adalah bagian dari staf yang membawa Timnas U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024 dan Timnas senior ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Untuk melengkapi barisan, Shin juga menggandeng dua pelatih lokal. Furqon Alkatiri merupakan arsitek di balik kesuksesan Persija U-20 menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026. Sementara Ferdiansyah sebelumnya menukangi Persija U-18 di kompetisi yang sama.
Menu Perkenalan, Bukan Latihan Berat
Shin Tae-yong menegaskan latihan pertama ini belum menguras fisik pemain. Prioritasnya adalah membangun kembali kondisi dasar setelah masa libur.
"Kali ini lebih kepada berkenalan dengan para pemain, kemudian karena kami baru kembali dari masa libur, kami akan mulai membangun kondisi fisik dan kekuatan otot secara bertahap," ujar Shin Tae-yong dalam pernyataan yang disiarkan klub.
Mengapa Shin Bawa Gerbong Timnas?
Keputusan Shin membawa serta staf lamanya bukan tanpa alasan. Kim Jong-jin misalnya, sudah bekerja sebagai asistennya sejak era Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Cho Byung-kuk dan Choi In-cheol memiliki pemahaman taktik yang sama, mempercepat adaptasi sistem permainan Shin di Persija.
Ini berbeda dengan pendekatan pelatih asing sebelumnya di Liga 1 yang umumnya merekrut staf lokal sepenuhnya. Shin justru memadukan staf Korea yang hafal metodenya dengan dua pelatih lokal yang sudah paham kultur Persija.
Target Musim Depan
Dengan komposisi staf yang solid, Persija diyakini tidak perlu waktu lama untuk menemukan ritme permainan. Musim lalu Macan Kemayoran finis di posisi ketiga klasemen BRI Liga 1. Shin dihadapkan pada target juara yang sudah lama dinanti suporter — terakhir kali Persija juara pada 2018.