Pencarian

Bulog Medan Optimalkan Serapan Gabah Petani di Deli Serdang dan Langkat, Target 30.000 Ton Hingga Desember 2026

Senin, 13 Juli 2026 • 22:06:01 WIB
Bulog Medan Optimalkan Serapan Gabah Petani di Deli Serdang dan Langkat, Target 30.000 Ton Hingga Desember 2026
Bulog Medan menyerap 300 ton gabah kering panen dari petani di Deli Serdang dan Langkat pada 1-12 Juli 2026.

MEDAN — Perum Bulog Kantor Cabang Medan memaksimalkan penyerapan gabah kering panen dari petani di dua kabupaten, yakni Deli Serdang dan Langkat, untuk memperkuat cadangan pangan di Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan seiring masuknya masa panen di sejumlah daerah kerja Bulog Medan.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Medan Lutfillah Barus mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sekitar 300 ton gabah dalam periode 1 Juli hingga 12 Juli 2026. Ia optimistis target tahun ini bisa tercapai karena sejumlah daerah diperkirakan memasuki panen raya pada Agustus hingga September 2026.

Wilayah Kerja dan Target Serapan Capai 53 Persen

Wilayah kerja Bulog Medan mencakup lima daerah: Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kota Medan, dan Kota Binjai. Dari total target 30.000 ton hingga Desember 2026, Bulog Medan telah menyerap 16.000 ton gabah atau sekitar 53 persen.

“Kami terus melakukan penyerapan gabah di sejumlah daerah yang sudah memasuki panen,” ujar Lutfillah Barus di Medan, Senin.

Gabah Diserap untuk Cadangan Pangan dan Program Pemerintah

Seluruh gabah hasil serapan ini masuk dalam Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Bulog Medan menggunakan stok tersebut untuk memenuhi berbagai penugasan, seperti Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan bencana.

Pembelian gabah kering panen dilakukan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram. Ketentuannya, gabah sudah dikemas dalam karung dan siap diangkut ke penggilingan terdekat.

Strategi Optimalisasi: Sosialisasi dan Kerja Sama dengan Gapoktan

Untuk mengoptimalkan serapan, Bulog Medan gencar melakukan sosialisasi ke petani dan memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan). Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya juga dilibatkan agar proses penyerapan berjalan lancar.

Lutfillah menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan panen di setiap wilayah kerja. Dengan adanya panen raya pada dua bulan ke depan, ia yakin sisa target 14.000 ton gabah bisa terpenuhi hingga akhir tahun.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks