PERCUT SEI TUAN — Sepuluh kepala desa dari Kabupaten Deli Serdang bakal duduk di bangku kuliah Universitas Indonesia pekan depan. Mereka mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II yang digagas Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan melepas para kades di sela acara Berjemur (Bupati Berjumpa Rakyat) di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (10/7/2026). Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting, turut mendampingi dalam prosesi tersebut.
Deli Serdang Kirim Peserta Terbanyak se-Sumut
Dari total 14 peserta asal Sumatera Utara, Deli Serdang mengirimkan 10 kepala desa — terbanyak dibanding Humbang Hasundutan dan Pakpak Bharat. Bupati menyebut hal ini sebagai kepercayaan besar bagi daerahnya.
“Ini program perdana dan masih Angkatan II. Beruntung Deli Serdang dipercaya mengirimkan 10 kepala desa untuk belajar di kampus ternama,” ujar Bupati Asri Ludin Tambunan dalam sambutannya. Ia meminta para kades memanfaatkan kesempatan itu untuk memperluas wawasan dan membawa pulang ilmu demi kemajuan desa masing-masing.
10 Desa Asal Peserta KDMK Deli Serdang
Kesepuluh kepala desa yang berangkat berasal dari berbagai kecamatan. Mereka adalah perwakilan dari Desa Bandar Baru (Sibolangit), Sei Merah (Tanjung Morawa), Medan Krio (Sunggal), Karang Anyar (Beringin), Sigara-gara (Patumbak), Tadukan Raga (Sinembah Tanjung Muda Hilir), Kutalimbaru (Kutalimbaru), Sidodadi (Batang Kuis), Pasar VI Kualanamu (Beringin), dan Selemak (Hamparan Perak).
Dukungan Legislatif untuk Penguatan Kapasitas Desa
Kehadiran Muhammad Dahnil Ginting dalam pelepasan tersebut menjadi sinyal dukungan legislatif terhadap program peningkatan kualitas aparatur desa. Politisi Gerindra itu hadir langsung di tengah kegiatan Berjemur yang mempertemukan bupati dengan warga.
Program KDMK sendiri merupakan bagian dari Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026. Tujuannya memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa, meningkatkan tata kelola yang profesional, memperluas wawasan pembangunan berbasis data, serta mendorong inovasi sesuai potensi lokal.
Sudah Disosialisasikan Wamendagri di Deli Serdang
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto telah mensosialisasikan program ini saat membuka Dialog Otonomi Daerah dalam rangkaian HUT ke-26 APKASI di Kabupaten Deli Serdang pada awal Juli 2026. Pemerintah daerah berharap para kades mampu membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan desa sepulang dari UI nanti.