MEDAN — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat harga beras medium II di Sumatera Utara stabil secara harian. Dalam sebulan terakhir, komoditas ini naik 3,29 persen dari Rp15.200 per kilogram.
Secara mingguan, harga beras medium II naik Rp100 dari Rp15.600 per kilogram pada pekan lalu. Dalam tiga bulan terakhir, kenaikannya mencapai 2,61 persen dari Rp15.300. Tren setahun terakhir (Juli 2025–Juli 2026) menunjukkan pergerakan relatif datar.
Cabai Rawit Meroket, Minyak Goreng Justru Terus Turun
Pantauan PIHPS terhadap 26 komoditas sembako di Sumatera Utara menunjukkan pergerakan timpang. Sebanyak 15 komoditas turun, sementara 14 lainnya naik. Kenaikan tertajam terjadi pada cabai rawit hijau yang melonjak 38,76 persen menjadi Rp51.550 per kilogram, disusul cabai rawit merah naik 22,67 persen ke Rp52.750.
Di sisi lain, minyak goreng curah turun 1,41 persen menjadi Rp21.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga turun 1,08 persen ke Rp22.900. Daging ayam ras segar turun signifikan 10,89 persen ke Rp37.650, memberi sedikit ruang bagi konsumen di tengah kenaikan harga bumbu dapur.
Bawang Merah dan Bawang Putih: Dua Arah Berbeda
Bawang merah ukuran sedang turun drastis 23,33 persen menjadi Rp36.800 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang melonjak 21,4 persen ke Rp42.550. Lonjakan ini dipengaruhi distribusi yang masih bergantung pada pasokan impor.
Harga daging sapi kualitas 1 naik 2,65 persen menjadi Rp145.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 3,88 persen ke Rp123.750. Telur ayam ras segar turun 3,73 persen menjadi Rp29.700 per kilogram.
Apa Artinya bagi Konsumen Sumut?
Stabilnya harga beras medium II menjadi kabar baik bagi rumah tangga berpenghasilan rendah yang mengandalkan beras sebagai sumber karbohidrat utama. Namun, kenaikan cabai rawit hampir 40 persen dalam sebulan berpotensi mengerek inflasi bahan makanan di tingkat rumah tangga, terutama bagi ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja di pasar tradisional.
Data PIHPS bersumber dari dashboard resmi Bank Indonesia di bi.go.id/hargapangan, diperbarui per Rabu, 8 Juli 2026 pukul 14:44 WIB. Rekor historis menunjukkan kenaikan tertinggi beras medium II pernah terjadi pada Januari 2021 sebesar 10,95 persen, sementara penurunan terdalam -9,87 persen juga terjadi pada Januari 2021.