TOBA — Kepala Dinas PMDPPA Toba Melati Silalahi menyatakan pihaknya tengah merealisasikan berbagai rencana aksi yang telah ditetapkan. Target utama di bidang pemerintahan desa adalah pembinaan administrasi di 32 desa yang saat ini sudah berjalan.
Fokus pada Pengelolaan Dana Desa dan Perlindungan Anak
Melati menjelaskan sosialisasi penggunaan alokasi dana desa (ADD), bagi hasil pajak, dan dana desa telah dilakukan. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Toba. Penggunaan dana desa tahap pertama akan dimonitoring di 32 desa yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi tentang penggunaan ADD, penggunaan bagi hasil pajak dan juga tentang dana desa yaitu dana transfer yang diterima oleh pemerintah desa itu ada 8 prioritas,” kata Melati di ruang kerjanya, Rabu (08/07/2026).
Pencegahan Perundungan Digencarkan di 20 Sekolah
Di bidang perlindungan anak, dinas menargetkan sosialisasi ke 20 sekolah. Langkah ini diambil menyusul maraknya kasus perundungan yang dialami pelajar di Kabupaten Toba. Seluruh pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda, dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Kami akan turun ke sekolah-sekolah dengan target 20 sekolah dalam hal pencegahan terhadap anak karena kita lihat adanya perundungan yang dialami anak-anak didik kita di Kabupaten Toba ini,” ujar Melati.
BUMDes dan BUMDesma Targetkan Musyawarah Pertanggungjawaban
Di bidang pemberdayaan masyarakat, setiap kecamatan ditargetkan mampu menggelar musyawarah pertanggungjawaban BUMDes dan BUMDesma. Saat ini proses tersebut sedang berjalan di beberapa kecamatan.
Sementara itu, bidang Kelembagaan Masyarakat Desa dan Adat (KMDA) tengah mengidentifikasi masyarakat hukum adat di Natinggir. Pembinaan juga dilakukan kepada Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di setiap kecamatan, terutama desa binaan PKK.
Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan Lain
Melati menyebut sejumlah kegiatan lain akan melibatkan stakeholder eksternal, seperti pemberdayaan perempuan di bidang UMKM, ekonomi, dan sosial. Peringatan Hari Anak Nasional juga masuk dalam agenda yang mendukung visi Toba Mantap 2029.
“Banyak sebenarnya kegiatan-kegiatan yang mendukung Toba Mantap 2029,” pungkasnya seraya mengakui efektivitas kerja di dinasnya masih perlu didukung penambahan staf.