Pencarian

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan 61 Tahun Hanyut di Sungai Lau Biang Karo Setelah Enam Hari, Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Rabu, 08 Juli 2026 • 18:54:02 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan 61 Tahun Hanyut di Sungai Lau Biang Karo Setelah Enam Hari, Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
Tim SAR gabungan menemukan jenazah nelayan 61 tahun yang hanyut di Sungai Lau Biang setelah enam hari pencarian.

KARO — Pencarian pria lanjut usia yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Lau Biang akhirnya berakhir. Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan menemukan Nuah Ginting (61) pada hari keenam operasi, sekitar pukul 10.00 WIB, dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan tersangkut di bebatuan pada jarak empat kilometer dari titik awal ia terakhir terlihat memancing. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam melibatkan tim dari Basarnas, Polsek Payung, dan warga setempat.

Kronologi: Berangkat Memancing, Tak Kembali Hingga Malam

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan korban pergi memancing sendirian pada pagi hari. Keluarga mulai curiga setelah korban tak kunjung pulang hingga malam.

Pencarian awal dilakukan oleh keluarga bersama warga dan kepolisian. Mereka hanya menemukan barang-barang milik korban di lokasi awal memancing: sebuah parang, sandal jepit, dan tempat ikan. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Basarnas Medan pada hari kedua.

Metode Pencarian: Drone Thermal hingga Aqua Eye Dikerahkan

Tim SAR gabungan memulai operasi resmi dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Lau Biang. Metode pencarian dilakukan secara terpadu: pemantauan dari udara menggunakan drone thermal untuk mendeteksi perbedaan suhu, deteksi bawah permukaan air dengan alat Aqua Eye, serta penyisiran darat di bantaran sungai.

Pencarian difokuskan pada sektor-sektor yang dianggap potensial, seperti pusaran air dan bebatuan besar. Pada hari keenam, tim kembali menyisir titik yang sama dan akhirnya menemukan korban.

Belasungkawa dan Imbauan Waspada Arus Sungai

Setelah dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hery Marantika menyampaikan belasungkawa dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan dengan arus deras.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama semua unsur yang terlibat," kata Hery. Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks