Pencarian

Bule AS Antusias Jelajahi 33 Paviliun di PRSU 2026 Medan, Ingin Kenal Lebih Dekat Kebudayaan Sumut

Rabu, 08 Juli 2026 • 17:30:01 WIB
Bule AS Antusias Jelajahi 33 Paviliun di PRSU 2026 Medan, Ingin Kenal Lebih Dekat Kebudayaan Sumut
Wisatawan asal Amerika Serikat antusias menjelajahi Paviliun Kabupaten Dairi di PRSU 2026 Medan.

MEDAN — Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 yang digelar di Jalan Gatot Subroto, Medan, pada Selasa (7/7) lalu, tak hanya dipadati warga lokal. Sejumlah wisatawan mancanegara, termasuk rombongan dari Amerika Serikat, turut hadir dan menjadi perhatian karena ketertarikan mereka terhadap sajian budaya Sumatera Utara.

Apa yang Dicari Bule AS di PRSU?

Aliest, warga AS yang sudah lama menetap di Medan, mengaku ini kali pertama dirinya mengunjungi PRSU. Ia datang bersama keluarga dan rekan-rekan senegaranya dengan tujuan spesifik: mengenal kebudayaan Sumut lebih dalam.

"Ini baru pertama kali saya di PRSU. Kebetulan saya menetap di Medan, jadi mau lihat-lihat apa yang menarik. Saya sangat senang ada di sini," kata Aliest saat berada di Paviliun Kabupaten Dairi.

Ia menambahkan, "Ya, tentu saya ingin belajar lebih banyak tentang kebudayaan Sumatera Utara."

Dari Kopi Sidikalang hingga Tenun Asahan

Rombongan bule itu memulai jelajah dari Paviliun Kabupaten Dairi. Mereka tertarik melihat langsung produk kopi unggulan daerah tersebut yang dikenal dengan Kopi Sidikalang, serta berbagai produk tenun khas Dairi.

Sebelumnya, mereka juga sempat menyambangi Paviliun Kabupaten Asahan. Di stan tersebut, perhatian mereka tertuju pada pakaian adat, serta aneka kerajinan tangan berupa tas, dompet, dan pajangan balai bercorak kuning.

Penjaga stan Asahan, Fitri, mengungkapkan bahwa para wisatawan asing itu sangat antusias. "Mereka sangat antusias bertanya. Termasuk soal kerajinan tangan," ujarnya.

PRSU 2026: Panggung 33 Kabupaten/Kota

PRSU ke-50 ini menampilkan produk unggulan dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara di masing-masing paviliun. Ajang tahunan ini menjadi etalase bagi potensi daerah, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga pariwisata.

Kehadiran wisatawan asing seperti Aliest dan kawan-kawan menunjukkan bahwa PRSU tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga jembatan diplomasi budaya yang efektif. Antusiasme mereka untuk bertanya dan mempelajari setiap detail produk menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Sumut memiliki daya tarik global.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Juraidi

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks