TARUTUNG — Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat melepas 92 anggota Pramuka yang tergabung dalam Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) setempat untuk mengikuti Jambore Daerah Sumatera Utara 2026. Upacara pelepasan digelar di Lapangan Serbaguna, Tarutung, Selasa (7/7/2026).
Komposisi Kontingen: 62 Putra dan 30 Putri
Kontingen Tapanuli Utara terdiri dari 62 peserta putra dan 30 peserta putri. Mereka dipimpin oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tapanuli Utara, Juna Hutabarat. Untuk pimpinan kontingen putra dipercayakan kepada Samuel Lumbantobing, sementara kontingen putri dipimpin Riphaelda Hutabarat. Sebanyak 10 orang pendamping turut mendampingi para peserta selama kegiatan.
Seluruh peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Daerah Sumut 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada 8 hingga 12 Juli 2026.
Bupati: Jambore Bukan Sekadar Ajang Bertemu
Dalam sambutannya, Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tapanuli Utara menyebut jambore sebagai wahana strategis pembentukan karakter. Ia menekankan kegiatan ini tidak hanya mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kedisiplinan.
"Ini adalah sarana menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air," ujar Bupati dalam sambutannya.
Pesan ke Peserta: Junjung Tri Satya dan Dasa Dharma
Bupati berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya serta Dasa Dharma Pramuka selama mengikuti jambore. Ia meminta mereka menjadi duta terbaik Kabupaten Tapanuli Utara dengan menunjukkan sikap santun, bertanggung jawab, kreatif, dan disiplin.
"Harapannya, para peserta mampu mengharumkan nama Kabupaten Tapanuli Utara di tingkat Provinsi Sumatera Utara," kata Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan jajaran Kwarcab yang telah mempersiapkan kontingen hingga siap berangkat. Ia berharap keikutsertaan ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat karakter generasi muda, memperluas wawasan, serta membawa semangat baru bagi pembangunan daerah.