MEDAN — Suasana kekeluargaan mewarnai syukuran gedung baru Bimbel Scholaris yang dihadiri langsung Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap. Acara yang digelar di Jalan STM pada Senin lalu itu menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan nonformal di Kota Medan.
Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan gedung baru tersebut. Ia menekankan pentingnya peran bimbingan belajar sebagai pendamping pendidikan formal.
Peran Strategis Bimbel di Tengah Sistem Pendidikan Formal
Menurut Zakiyuddin, lembaga seperti Bimbel Scholaris memiliki fungsi vital dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan akademik. "Ini menjadi tempat berpendidikan untuk mencari ilmu, untuk mengejar cita-cita ke depan," ujarnya.
Ia juga mendoakan agar gedung baru ini menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak generasi muda Medan. "Saya selaku Wakil Walikota Medan mendoakan kiranya Bimbingan Belajar Scholaris ini nanti bisa menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak generasi kita, semakin mau giat gigih belajar," kata Zakiyuddin.
Rangkaian Acara Syukuran dan Peninjauan Fasilitas
Rangkaian syukuran diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas gedung baru oleh Wakil Wali Kota dan para tamu undangan.
Suasana hangat terlihat saat sesi silaturahmi dan foto bersama. Kehadiran sejumlah tokoh masyarakat dan orang tua siswa turut memeriahkan acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut.
Dukungan Pemko Medan untuk Pendidikan Nonformal
Kehadiran Zakiyuddin di acara ini menegaskan komitmen Pemko Medan dalam mendukung seluruh sektor pendidikan. Bimbel Scholaris diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang mendorong prestasi akademik pelajar di Kota Medan.
Gedung baru ini menjadi bukti ekspansi lembaga bimbingan belajar di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan pendidikan tambahan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, Bimbel Scholaris optimistis dapat menjangkau lebih banyak siswa dan membantu mereka mewujudkan cita-cita.