Pencarian

Touch ID MacBook Terbukti Aman, Begini Cara Kerja Keamanan Sidik Jarinya

Senin, 06 Juli 2026 • 12:09:01 WIB
Touch ID MacBook Terbukti Aman, Begini Cara Kerja Keamanan Sidik Jarinya
Touch ID MacBook menggunakan Secure Enclave untuk menyimpan data sidik jari secara aman.

SUMATERA UTARA — Touch ID pada MacBook bukan sekadar pemindai sidik jari biasa. Sistem ini membaca pola kulit di bawah lapisan terluar jari, lalu mengonversinya menjadi data matematis yang hanya disimpan di Secure Enclave — chip keamanan khusus yang juga menampung password dan data kesehatan. Apple menegaskan tidak ada satu pun pihak, termasuk perusahaan, yang bisa mengakses data tersebut.

Probabilitas Tebak Sidik Jari: 1 Banding 50.000

Dibandingkan PIN empat digit yang memiliki peluang tebak 1:10.000, Touch ID bekerja dalam skala berbeda. Setiap sidik jari bersifat unik, dan kemungkinan dua cetakan berbeda terdaftar sebagai kecocokan palsu hanya 1:50.000 per jari yang didaftarkan.

Apple juga membatasi lima kali percobaan biometrik gagal sebelum sensor terkunci total, memaksa pengguna memasukkan password. Sistem akan kembali meminta password setelah MacBook di-restart, tidak dibuka lebih dari 48 jam, atau saat ada perubahan pengaturan keamanan dan sidik jari.

Kenapa Touch ID Lebih Cocok untuk MacBook Dibanding Face ID

Walau Face ID pada iPhone dan iPad Pro memiliki rasio kecocokan palsu lebih rendah (1:1.000.000), teknologi tersebut belum tersedia di MacBook. Rumor kehadiran Face ID di lini Mac masih sebatas spekulasi tanpa konfirmasi resmi.

Keunggulan Touch ID justru terlihat pada skenario berbagi perangkat. Karena komputer sering dipakai bergantian dalam satu rumah, sensor sidik jari memungkinkan macOS beralih profil secara instan begitu jari pengguna berbeda menyentuh tombol. Sistem membatasi penyimpanan hingga tiga cetakan per akun dan maksimal lima cetakan total di seluruh profil.

Namun, Touch ID memiliki kelemahan pada kondisi basah atau berkeringat — sensor bisa gagal membaca. Dalam situasi itu, Face ID jelas lebih praktis selama pengguna masih bisa menatap sensor.

Riwayat Keamanan: Pernah Diretas di Era Awal, Kini Tak Ada Bukti Kebocoran

Satu-satunya insiden peretasan Touch ID tercatat di masa-masa awal peluncuran teknologi ini, lebih dari satu dekade lalu saat pertama kali diperkenalkan di iPhone 5s. Sejak pembaruan sensor di iPhone 6S yang membuatnya jauh lebih cepat, tidak ada bukti publik bahwa sistem ini bisa ditembus.

Bagi pengguna MacBook, kekhawatiran terhadap keamanan biometrik sebenarnya tidak berdasar. Sistem yang berjalan saat ini sudah masuk kategori top-class, dan jika Apple benar-benar menghadirkan Face ID ke Mac di masa depan, itu hanya akan menambah kenyamanan — bukan karena Touch ID dianggap tidak aman.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks