Pencarian

Chevy Silverado EV Jarak Tempuh 643 Km Laris Manis di AS, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Minggu, 05 Juli 2026 • 11:19:01 WIB
Chevy Silverado EV Jarak Tempuh 643 Km Laris Manis di AS, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Chevrolet Silverado EV menawarkan jarak tempuh hingga 643 km dengan baterai 205 kWh.

SUMATERA UTARA — Chevrolet Silverado EV adalah truk listrik yang secara teknis sangat mumpuni. Dengan baterai 205 kWh, kendaraan ini bisa melaju lebih dari 643 km (410 mil) dalam sekali pengisian daya. Tapi angka penjualannya justru kontras: General Motors (GM) hanya menjual sekitar 14.000 unit di Amerika Serikat dan Kanada sepanjang 2024. Sebagai perbandingan, Silverado bermesin bensin laris 10 kali lipat hanya dalam tiga bulan.

Desain dan Kenyamanan ala SUV Mewah

Dari segi tampilan, Silverado EV mengingatkan pada Chevy Avalanche. Siluetnya memiliki empat pintu, bak pendek yang bisa diperpanjang ke kabin, serta panel “sail” antara kabin dan bak untuk mengurangi hambatan angin. Meski panjangnya nyaris 6 meter, sistem kemudi roda belakang membuat truk ini bisa bermanuver di parkiran seperti hatchback.

Masuk ke kabin butuh langkah yang cukup tinggi. Setelah di dalam, ruang kaki baris belakang sangat lega untuk orang dewasa. Layar instrumen dan infotainment beresolusi tajam mendominasi pandangan. Chevy juga masih mempertahankan tombol fisik untuk volume AC dan suhu—keputusan yang patut diacungi jempul di era layar sentuh serba-digital.

Sistem Infotainment dan Super Cruise

Sistem infotainment berbasis Google berjalan responsif, hampir menyamai kecepatan iPhone. Perintah suara berfungsi baik. Fitur navigasi Google Maps terintegrasi dengan Super Cruise, sistem bantuan mengemudi level 2 hands-free dari GM. Saat memasukkan tujuan, pengemudi bisa memilih rute yang memaksimalkan waktu berkendara tanpa memegang setir.

Super Cruise bekerja mulus di jalan tol Detroit saat jam sibuk. Namun, ada momen menegangkan saat sistem hampir menabrak trailer cat yang kotor—mungkin karena lampu belakangnya tak terbaca radar. Sistem juga kadang kewalahan saat mobil lain memotong dari kanan.

Efisiensi dan Performa di Jalan

Konsumsi energi Silverado EV tercatat 2,1 mil per kWh. Angka ini sekitar 10-20 persen lebih boros dibanding Audi e-tron yang dimensinya lebih kecil. Meski begitu, bobot baterai 205 kWh yang dipasang di tengah membuat truk ini terasa sangat stabil dan halus di jalan—prestasi yang patut diacungi jempol untuk kendaraan sebesar ini.

Dari segi tarikan, pedal gas langsung memberikan respons instan khas mobil listrik. Akselerasi terasa spontan tanpa jeda.

Harga dan Alasan Penjualan Lambat

Harga Silverado EV varian LT Extended Range dibanderol sekitar USD 71.000 (sekitar Rp 1,17 miliar). Varian LT Max Range yang mampu menempuh 478 mil (769 km) lebih mahal USD 20.000 (sekitar Rp 330 juta). Harga ini sebenarnya masih masuk akal karena rata-rata pembeli truk ukuran penuh di AS mengeluarkan USD 66.000.

Masalah lain: jarak tempuh saat menarik beban (towing) turun drastis hingga 60 persen. Tapi data Strategic Vision menyebut 75 persen pemilik truk hanya menarik beban maksimal setahun sekali. Jadi seharusnya bukan jadi alasan utama.

Kesimpulan sementara: GM dan pabrikan lain tampak salah membaca pasar truk listrik. Bukan karena teknologinya buruk, melainkan mungkin karena faktor kebiasaan, harga, dan persepsi pengguna setia Silverado bensin.

Kesimpulan: Untuk Siapa Silverado EV?

Chevy Silverado EV jelas bukan truk untuk semua orang. Tapi untuk pengguna yang butuh kendaraan kerja dengan jarak tempuh super panjang, kabin senyap, dan kemampuan bantuan mengemudi canggih, truk ini layak dipertimbangkan. Hanya saja, di pasar Indonesia yang belum akrab dengan truk listrik, kehadirannya masih sebatas wacana.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks