MEDAN — Pembangunan jembatan beton di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, akhirnya rampung dikerjakan. Infrastruktur ini menghubungkan Desa Perkebunan Tambunan dengan Desa Pamah Tambunan dan Desa Ujung Bandar.
"Jembatan tersebut menghubungkan Desa Perkebunan Tambunan dengan Desa Pamah Tambunan dan Desa Ujung Bandar, Kecamatan Salapian," kata Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy di Medan, Kamis.
Spesifikasi dan Proses Pengerjaan
Jembatan memiliki panjang delapan meter dengan lebar tiga meter. Pengerjaan dilaksanakan oleh personel Koramil 05/Salapian Kodim 0203/Langkat bersama Babinsa dan warga setempat secara gotong royong.
Selama proses pembangunan, personel melakukan pengecoran lantai jembatan, pembuatan dinding penahan, hingga pemasangan pagar pengaman. Sentuhan akhir berupa pengecatan ornamen bernuansa merah putih.
Manfaat bagi Warga Tiga Desa
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Salapian. Warga kini bisa melintas dengan lebih aman dan nyaman.
"Dengan selesainya pembangunan tersebut, akses warga menjadi lebih aman dan nyaman sehingga mendukung kegiatan pendidikan, distribusi hasil perkebunan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah," ujar Sandy.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Keterlibatan personel TNI dalam proyek infrastruktur menjadi wujud nyata kemanunggalan dengan rakyat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus mempercepat pembangunan di pelosok desa. Pemasangan pagar pengaman dan bendera Merah Putih di sekitar lokasi menjadi simbol semangat kebangsaan serta kebersamaan.
Pembangunan jembatan ini sejalan dengan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.