MEDAN — RS Adam Malik tidak hanya mengirimkan personel, tetapi juga menyiagakan fasilitas rawat inap kelas VIP dan alat diagnostik canggih seperti MRI serta CT Scan untuk melayani peserta dan pengunjung Piala AFF U-19. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan matang menghadapi potensi darurat medis selama 13 hari pertandingan.
Tim Medis Dilengkapi Ambulans dengan Mini ICU
Tim yang diberangkatkan ke venue pertandingan membawa ambulans khusus yang telah dilengkapi fasilitas mini ICU dan obat-obatan darurat. "Kami mengirim tim medis yang terdiri satu dokter dan dua perawat ahli yang bertugas pada ajang internasional tersebut," ujar Zainal Safri di Medan, Rabu.
Petugas dari RS Adam Malik akan bergabung dengan tenaga kesehatan dari rumah sakit lainnya di Sumatera Utara. Seluruh operasi medis lapangan ini berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan tim medis resmi PSSI.
RS Rujukan: Dari IGD hingga Rawat Inap VIP
Penunjukan RS Adam Malik sebagai rumah sakit rujukan membuat pihaknya menyiapkan layanan berjenjang. Mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), perawatan intensif, hingga rawat inap VIP untuk pasien yang membutuhkan observasi lebih lanjut.
"Kami sudah siapkan semua layanan, mulai dari layanan gawat darurat, perawatan intensif hingga rawat inap VIP, dan juga pemeriksaan penunjang seperti MRI dan CT Scan," kata Zainal. Seluruh alat kesehatan yang digunakan disebutkan telah sesuai standar penyelenggara turnamen.
Pengalaman Sebelumnya di Piala Kemerdekaan 2025
Ini bukan kali pertama RS Adam Malik terlibat dalam pengamanan medis event olahraga nasional. Zainal menambahkan, pihaknya sebelumnya juga turut berpartisipasi mengirimkan tim medis dalam ajang Piala Kemerdekaan 2025. Pengalaman itu menjadi bekal untuk menghadapi skala yang lebih besar pada Piala AFF U-19 tahun ini.
Dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten—mulai dari dokter spesialis berbagai bidang hingga perawat ahli dan paramedis—RS Adam Malik optimistis dapat memberikan pelayanan maksimal selama perhelatan berlangsung.