MEDAN — Pemerintah Kota Medan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Medan, Senin (1/6/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara diawali dengan laporan komandan upacara, pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibraka Kota Medan, dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, membacakan teks Pancasila di hadapan peserta.
Pesan Wali Kota: Pancasila Harus Hidup dalam Pekerjaan Sehari-hari
Dalam pidatonya, Rico Waas membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ia menekankan agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara seremonial, melainkan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ASN.
“Pastikan Pancasila hidup dalam seluruh pikiran dan pekerjaan kita sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila harus benar-benar dijalankan dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang kita emban,” tegas Rico Waas.
Ia menambahkan, momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah untuk menjunjung tinggi nilai gotong royong, keadilan, persatuan, dan semangat kebangsaan saat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Santunan Rp 134 Juta untuk Ahli Waris ASN
Setelah upacara, Rico Waas menyerahkan secara simbolis manfaat klaim Jaminan Kematian, Tabungan Hari Tua, dan Asuransi Kematian dari PT Taspen. Santunan sebesar Rp134.740.700 diberikan kepada ahli waris almarhum Drs. Muhammad Ashari Lubis.
Selain santunan, Wali Kota juga menyerahkan piagam penghargaan kepada anggota Paskibraka Kota Medan Tahun 2025. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam kegiatan kenegaraan.
Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda Kota Medan, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.