Pencarian

Imigrasi Belawan Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kakanim Bacakan Amanat BPIP soal Ideologi Hidup

Senin, 01 Juni 2026 • 14:39:37 WIB
Imigrasi Belawan Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kakanim Bacakan Amanat BPIP soal Ideologi Hidup
Kepala Kantor Imigrasi Belawan memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman kantor.

BELAWAN — Sebanyak 50 pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman kantor, Senin (1/6/2026) pagi. Kepala Kantor Imigrasi Eko Yudis Parlin Rajagukguk bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan amanat Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Peserta upacara terdiri dari Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, serta jajaran ASN, CPNS, P3K, dan PPNPN. Kegiatan berlangsung khidmat mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga doa bersama.

Tema 2026: Fondasi Perdamaian Dunia

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Dalam amanat yang dibacakan oleh Eko, Kepala BPIP menyebut tema itu menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi perdamaian dunia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” demikian kutipan amanat yang dibacakan di hadapan peserta upacara.

Pancasila sebagai Bintang Penuntun di Tengah Disrupsi Global

Amanat Kepala BPIP juga menegaskan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika geopolitik. Di tengah berbagai tantangan itu, Indonesia dinilai tetap mampu menjaga persatuan berkat nilai-nilai Pancasila.

Kepala BPIP mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, sebagaimana diamanatkan Pembukaan UUD 1945. Nilai musyawarah, mufakat, dan kemanusiaan disebut sebagai modal penting dalam menjembatani perbedaan.

Pesan untuk Aparatur: Kebijakan Harus Berpijak pada Keadilan Sosial

Kepada penyelenggara negara dan aparatur pemerintah, Kepala BPIP berpesan agar setiap kebijakan publik senantiasa berpijak pada nilai keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memperkuat harmoni kebangsaan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan terus melawan berbagai bentuk intoleransi maupun radikalisme.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiositas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” demikian penutup amanat yang dibacakan oleh Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

Fakta Singkat Upacara Hari Lahir Pancasila di Imigrasi Belawan

  • Lokasi: Halaman Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan
  • Peserta: 50 orang, terdiri dari pejabat struktural, ASN, CPNS, P3K, dan PPNPN
  • Inspektur Upacara: Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks