Pencarian

Gubernur Sumut Bobby Nasution Inisiasi PSEL Medan Raya, Proyek Sampah Jadi Listrik 15 MW Segera Groundbreaking

Minggu, 24 Mei 2026 • 13:45:01 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution Inisiasi PSEL Medan Raya, Proyek Sampah Jadi Listrik 15 MW Segera Groundbreaking
Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin inisiasi proyek PSEL Medan Raya dengan kapasitas listrik 15 MW.

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya memasuki tahap finalisasi. Proyek yang digagas langsung Gubernur Bobby Nasution ini akan mengolah hingga 1.700 ton sampah per hari dari Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang menjadi listrik 15 megawatt.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut Heri Wahyudi Marpaung menyebutkan, proses pelelangan proyek dijadwalkan pada Mei 2026. Pembangunan fisik akan langsung menyusul di tahun yang sama.

“Dilelangkan Mei 2026, groundbreaking tahun 2026,” kata Heri dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (22/5/2026).

Lokasi dan Kapasitas Pengolahan Sampah

Fasilitas PSEL akan dibangun di kawasan Kelurahan Terjun, Kota Medan. Dari total kapasitas 1.700 ton per hari, sebanyak 1.200 ton sampah dipasok dari Kota Medan dan 500 ton sisanya dari Deliserdang. Seluruh jenis sampah, baik organik maupun anorganik, akan diproses menjadi energi listrik.

“Beliau (Gubernur Sumut Bobby Nasution) menginisiasi ini, dan Deliserdang serta Kota Medan menyanggupi persyaratan untuk menyiapkan kuota sampah yang dibutuhkan,” ujar Heri.

Lahan Diperluas Jadi Sembilan Hektare

Pemprov Sumut juga melakukan perluasan lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun. Lahan yang semula tersedia lima hektare akan ditambah menjadi sembilan hektare untuk memenuhi kebutuhan pembangunan PSEL.

“Inilah kesiapan kita mendukung pembangunan PSEL,” katanya.

Pasokan Air Bersih dari PDAM Tirtanadi

Infrastruktur penunjang proyek juga mulai disiapkan, termasuk kebutuhan air bersih untuk operasional. Kebutuhan air mencapai 1.000 meter kubik per hari dan telah dikoordinasikan dengan PDAM Tirtanadi.

“Sudah menyiapkan sarpras, khususnya bagaimana penyediaan air yang dibutuhkan terkait PSEL. PDAM Tirtanadi sudah menyiapkan sarprasnya untuk menyuplai kebutuhan air pengelolaan PSEL,” jelas Heri.

Listrik 15 MW Dikelola PLN

Selain menjadi solusi penanganan sampah perkotaan, proyek ini diproyeksikan menghasilkan energi listrik sebesar 15 megawatt. Listrik yang dihasilkan nantinya akan dikelola oleh PLN untuk dialirkan ke jaringan publik.

Heri kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh proyek tersebut, termasuk penambahan luas lahan dan sistem pengangkutan sampah dari hulu hingga hilir.

Bagikan
Sumber: lensawarga.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks