Pencarian

Peugeot dan Jeep Produksi Wuhan Siap Diekspor Global Lewat Investasi Rp 17,2 Triliun

Jumat, 15 Mei 2026 • 15:21:55 WIB
Peugeot dan Jeep Produksi Wuhan Siap Diekspor Global Lewat Investasi Rp 17,2 Triliun
Pabrik Stellantis di Wuhan siap produksi empat model Peugeot dan Jeep untuk ekspor global mulai 2025.

SUMATERA UTARA — Langkah strategis diambil oleh Stellantis untuk mengamankan posisi di peta persaingan otomotif global. Melalui kerja sama yang diperbarui dengan raksasa otomotif China, Dongfeng, mereka sepakat menyuntikkan dana segar sebesar 1 miliar Euro (sekitar Rp 17,2 triliun) ke dalam perusahaan patungan Dongfeng Peugeot Citroen Automobile (DPCA). Dari total nilai tersebut, Stellantis berkontribusi langsung sebesar 130 juta Euro atau setara Rp 2,2 triliun.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah optimalisasi pabrik di Wuhan untuk memproduksi empat model baru yang akan mulai turun dari lini perakitan pada 2025. Tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan lokal, pabrik ini diproyeksikan menjadi hub ekspor penting bagi Stellantis di Asia. Keputusan ini didorong oleh kebijakan industri otomotif yang sangat mendukung di Provinsi Hubei dan Kotamadya Wuhan, yang memberikan iklim kondusif bagi pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Estate Mewah dan SUV Flagship Berbasis Peugeot Concept

Peugeot akan menghadirkan dua model yang terinspirasi langsung dari mobil konsep yang sempat mengguncang panggung Beijing Motor Show baru-baru ini. Model pertama adalah sebuah rakish estate atau station wagon sporti yang mengambil basis dari Concept 6. Mobil ini diprediksi akan menjadi penerus spiritual dari seri 508 dengan garis desain yang lebih tajam dan aerodinamis.

Model kedua Peugeot yang akan lahir di Wuhan adalah SUV flagship yang terinspirasi dari Concept 8. Berikut adalah beberapa poin kunci terkait pengembangan model Peugeot terbaru ini:

  • Desain Dramatis: Mengadopsi bahasa desain terbaru Peugeot yang lebih agresif dan futuristik.
  • Dimensi Besar: SUV flagship ini akan menjadi kendaraan terbesar yang pernah diproduksi oleh merek asal Prancis tersebut.
  • Teknologi EV Mutakhir: Dibangun di atas platform yang mendukung teknologi baterai terbaru untuk jarak tempuh lebih jauh.
  • Target Pasar: Selain pasar China, kedua model ini dikonfirmasi akan dijual secara global.

Jeep Fokus pada Kendaraan Off-Road Energi Baru

Sementara Peugeot bermain di ranah estetika dan kemewahan, Jeep akan tetap setia pada DNA aslinya namun dengan sentuhan modern. Stellantis mengonfirmasi bahwa dua model Jeep yang akan diproduksi di China adalah "off-road new energy vehicles". Meskipun detail spesifikasi teknisnya masih dirahasiakan, penggunaan istilah new energy vehicles memberikan sinyal kuat bahwa Jeep ini akan hadir dalam varian Plug-in Hybrid (PHEV) atau sepenuhnya listrik (BEV).

Kehadiran Jeep buatan Wuhan ini menjadi menarik karena Stellantis ingin membuktikan bahwa ketangguhan medan berat bisa bersanding dengan efisiensi energi. Strategi ini juga menjadi cara Jeep untuk tetap relevan di pasar global yang semakin ketat dalam aturan emisi, tanpa harus mengorbankan kemampuan jelajah yang menjadi identitas merek selama 80 tahun lebih.

Visi Global Stellantis dan Dongfeng

CEO Stellantis, Antonio Filosa, menekankan bahwa kemitraan yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade ini kini memasuki fase yang lebih krusial. Pengalaman Dongfeng dalam manufaktur skala besar di China digabungkan dengan keahlian teknis Stellantis diharapkan mampu menciptakan produk yang kompetitif secara harga namun tetap memiliki kualitas Eropa dan Amerika yang dicintai konsumen.

"Dengan rekam jejak kolaborasi selama lebih dari 30 tahun, Stellantis dan Dongfeng siap memanfaatkan kekuatan masing-masing untuk memperkenalkan kendaraan baru dengan teknologi EV mutakhir dari merek yang dipercaya pelanggan di seluruh dunia," ujar Filosa dalam keterangan resminya.

Meskipun Stellantis belum merinci negara mana saja yang akan menerima unit ekspor dari Wuhan, langkah ini mempertegas tren pabrikan global yang mulai melirik China sebagai basis produksi untuk pasar internasional. Bagi konsumen, hal ini menjanjikan ketersediaan model global dengan teknologi terbaru yang lebih cepat dan mungkin dengan struktur harga yang lebih kompetitif akibat efisiensi rantai pasok di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: autocar.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks