DELI SERDANG — Enam orang yang mengaku sebagai personel Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumatera Utara menggeledah sebuah rumah sekaligus bengkel di Dusun 1, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, pada 13 April 2026. Penggeledahan itu dilakukan bersama Kepala Dusun I setempat.
Korban berinisial KD (31) baru melaporkan kejadian itu ke Polsek Patumbak pada 7 Mei 2026. Dalam laporan, KD mengaku kehilangan dua kalung emas masing-masing seberat 19,96 gram dan 18,61 gram.
Modus: Mengaku dari Siber dan Mencari Pemilik Bengkel soal Judi Online
Ahing (45), kepala mekanik di bengkel tersebut, menuturkan bahwa ia tiba di tempat kerja sekitar pukul 10.00 WIB dan mendapati lokasi sudah ramai. Enam orang berpakaian preman bersama Kepala Dusun I tengah menggeledah rumah bosnya.
"Mereka mengaku dari Siber Polda Sumut. Mereka naik mobil berpakaian preman," kata Ahing saat ditemui di bengkel, Senin (11/5/2026).
Menurut Ahing, rombongan itu menyebut hendak mencari pemilik bengkel berinisial S yang dikaitkan dengan kasus judi online (judol) dan pencucian uang. "Katanya ada surat panggilan, ditujukan ke bos. Mereka ngomong di awal soal pencucian uang, judol," jelasnya.
Emas Baru Disadari Hilang Keesokan Harinya
Ahing mengaku tidak berani mengawasi secara detail barang apa saja yang dibawa rombongan tersebut usai penggeledahan. Namun, keesokan harinya, istri korban menyampaikan bahwa perhiasan emas yang disimpan di dalam rumah sudah tidak ada.
"Nggak tahu (apa yang dibawa), kami nggak berani. Istri bos besoknya bilang emasnya sudah tak ada," pungkasnya.
Kepala Dusun 1 Desa Patumbak 1, Supriaman (56), membenarkan bahwa rombongan itu memang mencari pemilik bengkel berinisial S. Ia juga mengonfirmasi bahwa penggeledahan terjadi pada pagi hari.
Polisi Datang Meralat: Bukan dari Siber, Melainkan Krimum
Supriaman mengungkapkan bahwa setelah laporan korban viral di media sosial, ia didatangi sejumlah personel polisi. Mereka membantah bahwa kelompok yang datang ke bengkel itu berasal dari Ditressiber.
"Setelah semalam itu, setelah ada berita viral. Polisi yang dari Siber menjumpai saya. Katanya bukan orang itu yang ke situ. Bukan polisi Siber itu, tapi dari krimum," pungkas Supriaman.
Polsek Patumbak Masih Selidiki Identitas Pelaku
Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora menyatakan pihaknya tengah menyelidiki laporan kehilangan tersebut. Terkait apakah keenam orang yang menggeledah rumah itu benar personel kepolisian, Daulat belum bisa memastikan.
"Terkait itu, kami masih menyelidiki kebenarannya," pungkasnya.