MEDAN — Alexander Sinulingga menilai pers memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pemahaman publik yang baik terhadap program-program pendidikan akan mendorong partisipasi aktif dalam mengawal pelaksanaannya di lapangan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Alexander yang didampingi Plt Kabid SMA Andika Yehezkiel Sembiring menegaskan bahwa pendidikan adalah sektor strategis yang mendapat perhatian besar dari Gubernur Bobby Nasution. Berbagai perbaikan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan kesejahteraan guru, hingga perluasan akses bagi masyarakat kurang mampu.
"Tujuan akhirnya sederhana tetapi sangat mulia, yaitu memastikan seluruh anak-anak Sumatera Utara memperoleh kesempatan pendidikan yang baik tanpa hambatan. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah karena persoalan biaya," ujar Alexander.
Alexander menjelaskan, semangat Kolaborasi Sumut Berkah yang digagas Gubernur Bobby Nasution sangat relevan untuk diterapkan di dunia pendidikan. Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga masyarakat, orang tua siswa, tenaga pendidik, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media massa.
"Kalau niat baik ini dipahami bersama, maka akan lahir dukungan bersama. Pendidikan bukan hanya urusan pemerintah. Ini adalah urusan kita semua karena menyangkut masa depan generasi Sumatera Utara," katanya.
Ketua FWP Sumut Syaifullah Defaza menyambut positif ajakan tersebut. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang sehat dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
"Kami menyambut positif ajakan Bapak Alexander Sinulingga. Pada prinsipnya FWP Sumut mendukung berbagai langkah dan kebijakan yang bertujuan memperbaiki kualitas pendidikan serta memastikan masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang semakin baik," ujar Syaifullah.
Ia menambahkan, visi pendidikan yang dibangun Gubernur Bobby Nasution melalui semangat Kolaborasi Sumut Berkah merupakan niat baik yang patut didukung bersama. FWP Sumut siap menjadi mitra yang objektif dan konstruktif dengan menyampaikan informasi akurat sekaligus mengawal berbagai program pendidikan.
"Pada akhirnya yang ingin kita lihat adalah manfaatnya dirasakan masyarakat. Ketika pendidikan semakin berkualitas, semakin bersih, dan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, maka itu menjadi keberhasilan bersama," kata Syaifullah.
Alexander menegaskan, kepercayaan masyarakat hanya dapat tumbuh apabila seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen yang sama untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang bersih dan profesional. Pertemuan ini menjadi momentum awal membangun sinergi antara Dinas Pendidikan Sumut dan insan pers dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkeadilan.