Sumut Targetkan 6.100 Koperasi Merah Putih Beroperasi Penuh, 353 Gerai Siap Layani Masyarakat

Penulis: Fajar  •  Senin, 25 Mei 2026 | 22:22:01 WIB
Sebanyak 98 persen koperasi di Sumut telah terintegrasi dalam sistem digital SIMKOPDES.

MEDAN — Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut, Ady Putra Parlaungan, menyatakan bahwa 98 persen dari total koperasi yang terbentuk sudah terintegrasi ke dalam sistem digital SIMKOPDES (Sistem Informasi Koperasi Desa). Hal ini menjadi modal awal untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan di tingkat desa.

Infrastruktur Koperasi: 1.685 Titik Lahan Dibangun, 353 Gerai Siap Beroperasi

Proses pembangunan fisik terus dipercepat. Data dari Dinas Koperasi UKM Sumut menyebutkan, saat ini terdapat 1.685 titik lahan yang sedang dalam proses pembangunan. Sebanyak 353 gerai lainnya telah selesai 100 persen dan siap melayani masyarakat.

Koperasi yang sudah berjalan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan. Ady menjelaskan, koperasi juga menjadi pusat ekonomi desa dengan hadirnya 337 gerai sembako, apotek, hingga klinik desa.

Labuhanbatu Selatan Jadi Contoh: Progres Capai 64 Persen dari Target

Beberapa daerah menunjukkan progres pembangunan yang sangat cepat. Salah satunya adalah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, yang persentase pembangunannya mencapai lebih dari 64 persen dari target yang ditetapkan.

“Progresnya sangat menggembirakan,” ujar Ady Putra Parlaungan, Senin (25/5/2026).

Ady menekankan bahwa target pembangunan bukan hanya fisik bangunan koperasi, tetapi juga kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha. “Kami terus mendorong agar koperasi yang sudah dibangun dapat segera beroperasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Fokus Penguatan SDM: Pengurus Koperasi Butuh Pelatihan Teknis

Dinas Koperasi UKM Sumut akan memfokuskan langkah berikutnya pada penguatan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. Sebagian besar pengurus dinilai masih membutuhkan pelatihan teknis dan pendampingan kelembagaan serta kemitraan.

Pembinaan intensif akan terus dilakukan agar modal kolektif yang sudah terkumpul dari simpanan anggota dapat dikelola secara profesional. “Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis koperasi Merah Putih dapat segera hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan ekosistem simpan pinjam serta unit layanan lainnya,” pungkas Ady.

Reporter: Fajar
Sumber: aktualonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top