SUMATERA UTARA — JAKARTA — Penggemar film bergenre survival di Tanah Air patut mencoret tanggal 4 September 2026 di kalender. Pasalnya, film yang menggabungkan elemen serangan hiu dengan kejaran kartel narkoba ini akan segera hadir di layar lebar Indonesia setelah lebih dulu dirilis di Amerika Serikat pada 29 Juli 2026.
Premis: Liburan Menyelam yang Berujung Petaka
Sutradara Jesse V. Johnson membangun cerita dari kisah lima sahabat yang berlibur ke Meksiko untuk berpesta dan menyelam. Petualangan mereka berubah menjadi mimpi buruk saat mengikuti pengalaman menyelam dengan sangkar hiu dan tanpa sengaja menemukan sekantong kokain milik kartel narkoba di dasar laut.
Penemuan tersebut membuat rombongan ini langsung dibidik kelompok kriminal bersenjata pimpinan Burns. Dua orang di antaranya, Tatiana dan Kaley, akhirnya terjebak di dalam sangkar hiu di kedalaman laut dan dipaksa mengambil kembali kantong narkoba itu.
Tatiana harus berjuang keras melindungi teman-temannya dengan pasokan oksigen yang terus menipis. Ia terjepit di antara ancaman hiu putih raksasa di bawah permukaan dan kelompok bersenjata yang menanti di atas laut.
Jajaran Pemain dan Proses Produksi
Laura Marano didapuk sebagai pemeran utama Tatiana yang menjadi pusat cerita sekaligus penentu jalan hidup kelima sahabat. Sementara itu, Antonio Banderas tampil sebagai antagonis utama, Burns, seorang gembong kriminal licik yang kejam.
Christina Ochoa turut meramaikan film ini, didukung nama-nama seperti Timothy V. Murphy, Louis Mandylor, Jess Liaudin, Diego Llinás, Ryan Bertroche, Ramiro Alonso, Rodrigo Poisón, dan Mario Tardón. Naskahnya ditulis oleh Anthony Steven Giordano.
Proses syuting film produksi Capstone Pictures, AF Films, dan Match Point ini rampung di Spanyol pada akhir 2025. Artinya, film ini menempuh perjalanan pasca-produksi kurang dari setahun sebelum resmi dirilis di bioskop AS musim panas 2026.
Skor Kritikus dan Posisi di Tren Film Hiu
Di Rotten Tomatoes, "Above & Below" mencatatkan skor 50 persen dari para kritikus dengan rata-rata rating 5,4 dari 10. Sejumlah ulasan menilai film ini sebagai hiburan ringan khas genre hiu berbujet menengah.
Beberapa kritikus memuji chemistry Laura Marano serta totalitas akting Antonio Banderas sebagai penjahat. Namun, sebagian lain menyebut alur ceritanya repetitif dan kurang menawarkan kebaruan dibanding film sejenis yang bermunculan sepanjang tahun ini.
Terlepas dari ulasan yang beragam, film ini tetap menjadi bagian dari gelombang besar produksi bertema hiu yang terus mengisi kalender rilis global 2026. Distribusinya telah terjual ke Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Turki, hingga negara-negara Amerika Latin dengan jadwal tayang berbeda menjelang akhir tahun.
Bagi penonton Indonesia yang mencari tontonan horor-aksi dengan setting bawah laut, "Above & Below" bisa menjadi pilihan menarik untuk menyaksikan pertarungan akting Laura Marano melawan keganasan alam dan kekejaman manusia.