Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Sumatera Utara, meminta seluruh kecamatan menggali potensi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah masing-masing. Wakil Bendahara Dekranasda Medan Rahatun menyebut kebijakan ini bagian dari pemerataan pembinaan dan penjaringan produk lokal potensial hingga tingkat kelurahan.
MEDAN — Upaya memperkuat UMKM di Ibu Kota Sumatera Utara itu tidak hanya bertumpu pada pembinaan langsung dari pemerintah kota. Dekranasda Medan mengajak perangkat kecamatan dan kader PKK menjadi garda terdepan dalam menjaring pelaku usaha baru.
Rahatun mengatakan, pelaku UMKM yang berhasil dijaring oleh kecamatan nantinya akan mendapatkan pembinaan secara langsung dari pemerintah kota setempat untuk mengembangkan usahanya.
Peluang Tampil di Galeri Mustika Deli
Para pelaku UMKM binaan kecamatan juga berkesempatan memajang produknya di Galeri Mustika Deli milik Dekranasda Kota Medan. Galeri ini menjadi etalase bagi produk kerajinan dan kuliner khas Medan untuk dikenal lebih luas.
"Kebijakan itu tengah kita galakkan untuk diajak ke Galeri Mustika Deli Dekranasda," kata Rahatun di Medan, Rabu.
Peran PKK dalam Penjaringan Pelaku Usaha
Keterlibatan PKK dinilai strategis karena jaringannya menjangkau hingga tingkat kelurahan dan lingkungan. "Kita juga melibatkan PKK untuk menjaring para pelaku-pelaku UMKM di Kota Medan," ujarnya.
Dengan pola ini, diharapkan tidak ada lagi pelaku UMKM potensial yang terlewatkan karena keterbatasan informasi atau akses ke pemerintah kota.
Pembinaan UMKM memang menjadi salah satu program yang tengah digalakkan pemerintah kota setempat. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat sektor usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian warga Medan.
Melalui sinergi antara Dekranasda, kecamatan, dan PKK, potensi ekonomi lokal dari setiap sudut kota diharapkan bisa terangkat dan bersaing di pasar yang lebih luas.