MEDAN — Perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara untuk mempererat solidaritas sekaligus menegaskan peran sosial anggotanya. Penasihat DWP Sumut, Titiek Sugiharti, secara resmi membuka rangkaian kegiatan tersebut di Halaman Belakang Kantor Gubernur Sumut, Selasa (18/8/2026).
Di hadapan para anggota, Titiek menekankan bahwa organisasi istri pegawai negeri ini harus mampu beradaptasi dan memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar.
Empat Pilar yang Ditekankan untuk Anggota DWP
Titiek menggarisbawahi empat aspek utama yang perlu terus diasah oleh setiap anggota organisasi. Ia berharap peningkatan kapasitas diri berjalan beriringan dengan kreativitas dan kemandirian dalam berbagai kegiatan.
“Saya berharap kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dapat terus meningkatkan kapasitas, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian sosial,” kata Titiek dalam sambutannya.
Menurutnya, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Sumatera Utara melalui peran aktif di keluarga, organisasi, maupun tengah masyarakat. “DWP yang berdaya adalah DWP yang mampu memberikan manfaat,” ujarnya.
Perlombaan 17-an Sebagai Sarana Pererat Silaturahmi
Rangkaian lomba yang digelar bukan sekadar seremonial tahunan. Titiek menilai kegiatan semacam ini efektif untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan di antara keluarga besar DWP.
“Berbagai kegiatan organisasi dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota,” jelasnya. Ia menambahkan, momen kemerdekaan juga menjadi pengingat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.
Ia mengapresiasi pelaksanaan perlombaan yang dinilai mampu membangun kekompakan dan solidaritas antaranggota lintas instansi di lingkungan Pemprov Sumut.
Ketua DWP Sumut Tekankan Kolaborasi Nyata
Senada dengan itu, Ketua DWP Sumut Boya Yanti Gultom menekankan pentingnya silaturahmi dan solidaritas dalam tubuh organisasi. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan dan nasionalisme keluarga besar DWP Sumut.
“Mari kita dukung program pemberdayaan perempuan serta masyarakat dengan kolaborasi nyata,” kata Boya Yanti.
Melalui semangat kemerdekaan, ia berharap seluruh anggota dapat meningkatkan kualitas keluarga dan berperan aktif dalam mendukung program pembangunan yang digagas pemerintah provinsi. (*)