SUMATERA UTARA — Laga pekan kedua Championship mempertemukan dua tim yang baru terdegradasi dari Premier League, Burnley dan West Ham United. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Burnley justru tampil inferior dan tak mampu berbuat banyak menghadapi pressing ketat serta kualitas individu pemain West Ham.
Gol Kilman Hancurkan Pertahanan Burnley di Menit 11
West Ham membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui sundulan Max Kilman di tiang jauh. Bek tengah itu mencetak gol pertamanya dalam 68 penampilan bersama The Hammers, memanfaatkan sepak pojok akurat Jarrod Bowen.
Sejak awal, Burnley mencoba memberikan kejutan. Zian Flemming nyaris mencetak gol voli pada menit kedua, namun bola masih melambung di atas mistar. Serangan cepat via Bilal El Khannouss dan Manuel Benson beberapa kali merepotkan lini belakang West Ham, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat tuan rumah gagal memanfaatkan peluang.
Bowen dan Solomon Jadi Mimpi Buruk, Burnley Tak Berkutik
Jarrod Bowen tampil sebagai motor serangan West Ham. Pergerakannya tanpa bola kerap membuat pemain bertahan Burnley kewalahan. Manor Solomon, yang dipinjam dari Leeds United, juga menunjukkan kualitasnya dengan beberapa kali menusuk dari sisi kiri.
Burnley sebenarnya punya peluang emas melalui Aaron Ramsey pada menit ke-27, tetapi tembakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper. Menjelang turun minum, Bowen kembali merepotkan pertahanan Burnley, namun umpan silangnya belum mampu disambar rekan setimnya.
Keputusan Wasit dan Perubahan Taktik di Babak Kedua
Babak kedua dimulai dengan perubahan taktik dari West Ham. Pelatih Nuno Espirito Santo menarik keluar penyerang dan memasukkan James Ward-Prowse untuk memperkuat lini tengah. Keputusan ini membuat The Hammers semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan.
Petisi penalti sempat diajukan pendukung West Ham setelah Bowen jatuh di kotak terlarang pada menit ke-36, namun wasit Josh Smith menolaknya. Keputusan ini menuai protes, mengingat tidak adanya VAR di kompetisi Championship musim ini.
Kyle Walker dan Debut yang Mengecewakan
Perhatian khusus tertuju pada Kyle Walker yang kini bermain sebagai bek tengah untuk Burnley di usia 36 tahun. Mantan kapten Manchester City itu kesulitan menghadapi kecepatan para pemain sayap West Ham dan beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya.
Di sisi lain, Max Alleyne yang menjalani debut bersama Burnley justru tampil solid. Bek muda pinjaman dari Manchester City itu beberapa kali menunjukkan ketenangan dan kecepatan untuk memotong serangan balik West Ham.
Kekalahan ini membuat Burnley tertahan di papan bawah klasemen dengan hanya satu kemenangan liga sejak Oktober tahun lalu. Sementara itu, West Ham semakin diperkuat statusnya sebagai favorit promosi setelah mempertahankan Bowen dan Nuno Espirito Santo di musim panas ini.