Pencarian

Program Bakti TNI Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung 50 Meter di Nias Utara, Hubungkan Tiga Desa Terdampak Banjir Bandang

Rabu, 05 Agustus 2026 • 16:56:31 WIB
Program Bakti TNI Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung 50 Meter di Nias Utara, Hubungkan Tiga Desa Terdampak Banjir Bandang
Personel TNI bersama warga mulai memasang rakit besi fondasi jembatan gantung di Nias Utara.

NIAS UTARA — Rakit besi untuk fondasi dan blok angkur mulai dipasang di lokasi pembangunan jembatan gantung yang membentang di atas sungai selebar 22 meter. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong melibatkan personel TNI, tenaga tukang, dan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan cepat.

Jembatan ini nantinya menghubungkan Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa, dan Desa Orahili di Kecamatan Alasa Talumuzoi. Sebelumnya, akses warga lumpuh total setelah jembatan penghubung rusak diterjang banjir bandang.

Manfaat Jembatan bagi Warga Tiga Desa

Keberadaan jembatan gantung ini tidak hanya memulihkan mobilitas harian warga. Distribusi hasil pertanian dari ketiga desa diharapkan kembali lancar, sehingga roda perekonomian lokal bisa berputar normal.

Akses pendidikan bagi para pelajar menuju sekolah juga menjadi lebih aman. Pelayanan kesehatan yang selama ini terhambat karena jarak tempuh memutar, kini bisa dijangkau lebih cepat.

Dukungan TNI untuk Percepatan Infrastruktur Daerah Terpencil

Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Bakti TNI yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Program tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

"Program Bakti TNI tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memulihkan akses yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil," ujarnya.

Target Penyelesaian dan Harapan Warga

Personel yang diterjunkan berasal dari Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, dan Koramil 07/Alasa. Mereka bekerja bahu-membahu dengan warga setempat untuk mengejar target penyelesaian pembangunan.

Kapendam berharap jembatan dapat segera rampung agar konektivitas antara Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa, dan Desa Orahili kembali pulih. Dengan begitu, aktivitas perekonomian meningkat serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teritorial24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks