MEDAN — BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi dua kabupaten di Sumatera Utara yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang, yaitu Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Masyarakat di kedua wilayah tersebut diminta mewaspadai potensi jalan licin, genangan air, hingga longsor di daerah perbukitan jika hujan berlangsung dalam durasi lama.
Daftar Wilayah Hujan Ringan: dari Medan hingga Nias
Hujan ringan diprakirakan terjadi merata di kawasan pesisir hingga pegunungan. Wilayah yang terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, dan Nias Barat.
Di perkotaan, hujan ringan juga diprakirakan menyelimuti Kota Medan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Binjai, Tebing Tinggi, dan Padangsidimpuan.
Suhu Ekstrem: Padang Lawas 32 Derajat, Tapanuli Utara 18 Derajat
BMKG mencatat suhu tertinggi di Sumatera Utara mencapai 32 derajat Celsius di wilayah Padang Lawas. Sebaliknya, suhu terendah sekitar 18 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Tapanuli Utara. Tingkat kelembapan udara secara umum berada di angka 62 hingga 99 persen, menandakan atmosfer yang cukup lembap dan mendukung pembentukan awan hujan.
Nias Selatan Berkabut, Pengendara Diminta Waspada
Kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Nias Selatan yang diprediksi mengalami udara kabur. Dengan suhu 27–29 derajat Celsius dan kelembapan 71–80 persen, jarak pandang pengendara berpotensi berkurang, terutama pada pagi dan malam hari. BMKG mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.