MEDAN — Gemuruh tepuk tangan dan nyanyian ribuan penonton langsung memenuhi arena konser ketika Ahmad Dhani bersama personel Dewa 19 naik ke atas panggung. Deretan lagu-lagu hits seperti Kangen, Roman Picisan, Risalah Hati, Separuh Nafas, Arjuna, Pupus, Cinta Kan Membawamu Kembali, hingga Kamulah Satu-satunya dinyanyikan bersama oleh penonton dari berbagai kalangan.
Marsada Band Jadi Pembuka yang Hangat
Sebelum Dewa 19 tampil, penonton juga dihibur oleh Marsada Band, grup musik yang dikenal konsisten mengangkat budaya Batak melalui karya-karyanya. Penampilan mereka menjadi pembuka yang hangat sekaligus memperkuat nuansa budaya dalam festival tersebut.
Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, mengatakan penyelenggaraan Nommensen Festival (NO FEST) 2026 merupakan komitmen kampus untuk menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus ruang kebersamaan bagi mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara.
Bukan Sekadar Konser, Tapi Penghormatan untuk Misionaris
Menurut Effendi, festival tersebut bukan sekadar konser musik, melainkan bentuk penghormatan kepada misionaris I.L. Nommensen yang telah meletakkan dasar pelayanan pendidikan di Tanah Batak. Karena itu, UHN ingin menghadirkan kegiatan yang mampu dinikmati masyarakat luas sekaligus memperkuat kedekatan kampus dengan publik.
“Melalui Nommensen Festival, kami ingin memberikan hiburan kepada mahasiswa dan masyarakat Sumatera Utara sekaligus mengenang jasa misionaris I.L. Nommensen. Kami bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar, padahal acara ini berlangsung pada hari Selasa yang merupakan hari kerja,” ujarnya.
Penonton Tahun Ini Ditempatkan di Tribun, Berbeda dari Tahun Lalu
Effendi menjelaskan, berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, seluruh penonton tahun ini ditempatkan di area tribun sesuai arahan kepolisian dan TNI demi menjaga keamanan dan ketertiban selama konser berlangsung. Ia memohon maaf apabila mahasiswa merasa suasananya berbeda dengan tahun lalu.
“Ketentuan tersebut merupakan arahan dari aparat keamanan yang harus kami patuhi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib,” tuturnya.
Rangkaian Dies Natalis: Kuliah Umum hingga Dialog dengan Menteri
Selain menghadirkan hiburan, rangkaian Dies Natalis UHN juga diisi berbagai kegiatan akademik dan edukatif. Sebelumnya, UHN menggelar kuliah umum yang menghadirkan pejabat pemerintah untuk menyampaikan berbagai kebijakan nasional di bidang pendidikan. Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan dialog bersama Menteri Koperasi mengenai program Koperasi Merah Putih yang terbuka bagi masyarakat.
Menutup keterangannya, Effendi menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Nommensen Festival berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival menunjukkan bahwa kampus dapat menjadi ruang yang mempertemukan dunia pendidikan, seni, budaya, dan masyarakat dalam suasana yang positif.
“Yang paling kami syukuri adalah seluruh acara dapat berlangsung dengan baik. Mahasiswa dan masyarakat bisa menikmati hiburan dengan nyaman, tertib, dan penuh kegembiraan hingga acara selesai,” pungkasnya.